7 Warga Medan Tersesat Saat Cari Rute Wisata Pakai Google Maps di Hutan

Ahmad Arfah Fansuri Lubis - detikNews
Senin, 17 Mei 2021 08:40 WIB
7 warga asal Medan yang sempat dilaporkan hilang di Sibolangit (dok. SAR Medan)
Tujuh warga asal Medan yang sempat dilaporkan hilang di Sibolangit. (Dok. SAR Medan)
Medan -

Tujuh warga asal Medan, Sumatera Utara, sempat dilaporkan hilang di kawasan hutan Sibolangit, Deli Serdang. Mereka disebut tersesat di dalam hutan saat mencari rute menuju wisata air terjun dengan Google Maps di dalam hutan.

"Satu tim berjumlah delapan orang personel rescuer Basarnas Medan diterjunkan ke lokasi diduga tujuh orang tersesat di sekitar pemandian air terjun Dwi Warna," kata Humas SAR Medan, Sariman Sitorus, Senin (17/5/2021).

Ketujuh orang itu tersesat pada Sabtu (15/5) malam. Enam orang yang tersesat merupakan siswa salah satu SMA swasta di Medan dan seorang lagi adalah guru privat.

"Dengan tujuan berwisata setelah selesai melaksanakan ujian sekolah, di tengah perjalanan menuju lokasi pemandian turun hujan cukup deras yang menyebabkan kabut pekat dan menyulitkan jarak pandang mereka," ucap Sariman.

"Akhirnya mereka menggunakan Google Maps untuk menuju lokasi, namun nahas kelima korban malah tersesat," tambahnya.

Keenam siswa yang tersesat itu ialah Marsel (17), Haduan (17), Hagai (17), Valentino (18), David (17), dan Farel (17). Sementara satu orang guru privat yang tersesat adalah Yansen (30).

Basarnas yang mendapatkan informasi kemudian menyusuri lokasi untuk mencari korban. Ketujuh korban kemudian ditemukan dalam kondisi selamat pada Minggu (16/5).

"Pukul 06.58 WIB tim menemukan korban dalam keadaan selamat dan mengalami hipotermia ringan dan lemas berjarak sekitar 1 km dari pemandian air terjun Dwi Warna," tutur Sariman.

Simak video 'Survei Jalur Wisata, 84 Warga Lima Puluh Kota Hilang-Tersesat di Hutan':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/haf)