KM Bandar Nelayan Kecelakaan di Samudera Hindia, 20 ABK WNI Diselamatkan

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Senin, 17 Mei 2021 07:34 WIB
Kronologi Tabrakan 2 Kapal di Perairan Gresik yang Hilangkan 5 ABK
Ilustrasi kapal tenggelam (Foto: Istimewa)
Jakarta -

KM Bandar Nelayan 188 kecelakaan dan tenggelam di Samudera Hindia, sekitar 650 mil laut sebelah barat Perth, Australia. Saat ini, 20 WNI yang merupakan awak kapal KM Bandar Nelayan 188 berhasil diselamatkan.

"Seluruh awak KM Bandar Nelayan 188 berjumlah 20 WNI berhasil diselamatkan. Kapal tersebut mengalami kecelakaan dan kemudian tenggelam di Samudera Hindia sekitar 650 mil laut sebelah barat Perth, Australia," kata Kementerian Luar Negeri (Kemlu), dalam siaran persnya, Senin (17/5/2021).

Kemlu mengungkapkan, evakuasi puluhan ABK WNI itu berkat bantuan dari kapal ikan Jepang, FV Fukuseki Maru 15, yang berada di lokasi. Para ABK WNI kemudian dipindahkan ke kapal Angkatan Laut (AL) Australia yang membantu penyelamatan dan pertolongan medis.

"Merespon permintaan bantuan penyelamatan, kapal ikan Jepang yang berada dekat lokasi, FV Fukuseki Maru 15 berhasil mengevakuasi seluruh awak KM Bandar Nelayan 118 pada tanggal 15 Mei 2021. Selanjutnya para awak dipindahkan ke kapal Angkatan Laut Australia, HMAS Anzac yang tiba di lokasi untuk membantu penyelamatan dan pertolongan medis," lanjut Kemlu.

Kemlu mengatakan, seluruh awak kapal KM Bandar Nelayan 188 kini dalam kondisi sehat. Salah satu ABK juga telah diterbangkan ke Perth, Australia untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut karena luka infeksi di jari tangannya.

"Seluruh awak dalam kondisi sehat dan tidak menunjukkan gejala Covid-19. Salah satu ABK a.n. DARNO telah diterbangkan dengan helikopter ke RS Fiona Stanley di Perth untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut karena luka infeksi di jari tangannya," tututrnya.

"Kemlu dan KJRI Perth berkoordinasi intensif dengan ABF (Australian Border Force), JRCC (Joint Rescue Coordination Centre), Royal Australian Navy dan Basarnas Indonesia selama proses pencarian dan penyelamatan. KJRI juga telah berkomunikasi dengan nakhoda kapal KM Bandar Nelayan 188 di HMAS Anzac dan mendampingi Sdr Darno di RS Fiona Stanley Perth," lanjut Kemlu.

Kemlu melanjutkan, Pemerintah Indonesia mengapresiasi operasi penyelamatan yang dilakukan otoritas Australia dan kapal ikan Jepang. Para awak kapal, kata Kemlu, akan segera dipulangkan ke Indonesia.

"Pemerintah Indonesia menyampaikan apresiasi atas operasi penyelamatan yang dilakukan Otoritas Australia dan dukungan yang diberikan kapal ikan Jepang serta berbagai pihak lainnya sehingga seluruh awak KM Bandar Nelayan 118 dapat diselamatkan. Menurut rencana, HMAS Anzac akan mengantar langsung para awak menuju Bali," ungkap Kemlu.

Lihat juga video '26 Orang Tewas dalam Kecelakaan Kapal Feri di Bangladesh':

[Gambas:Video 20detik]



(mae/aik)