Sita HP Pelaku Perekaman di Toilet Bobobox, Polisi Lakukan Digital Forensic

Afzal Nur Iman - detikNews
Minggu, 16 Mei 2021 17:33 WIB
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Teuku Arsya Khadafi
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Teuku Arsya Khadafi (Afzal/detikcom)
Jakarta -

Polres Jakarta Pusat sedang mengumpulkan barang bukti (BB) untuk mendalami kasus perekaman di kamar mandi di hotel kapsul Bobobox. Polisi turut menyita handphone (HP) pelaku.

"Untuk BB yang diduga digunakan akan dikirim ke lab untuk dilakukan digital forensic," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Teuku Arsya Khadafi.

Polisi juga telah melakukan pertemuan antara korban dan terduga pelaku. Pertemuan tersebut dilakukan untuk konfrontasi dalam rangka penyelidikan.

"Giat konfrontasi dalam tahap lidik (penyelidikan) sudah dilakukan. Untuk saat ini akan di lakukan pendalaman kasus dan pengumpulan alat bukti," jelasnya.

Sebelumnya, Arsya menjelaskan terduga pelaku merekam korban yang sedang mandi menggunakan kamera ponsel. Terduga pelaku menyimpan ponsel tersebut pada celah di kamar mandi.

"(Merekam) pakai kamera HP. Kan disekat-sekat gitu, mungkin karena kosong, dilihat ada orang di sampingnya," jelasnya Sabtu (15/5).

Korban merasa dilecehkan pelaku lewat perekaman diam-diam di kamar mandi Hotel Bobobox pada Rabu (12/5) kemarin. Polisi juga mendalami terkait kemungkinan adanya korban lain dari terduga pelaku.

"Masih kami dalami, karena ponselnya kan diperiksa labfor. Kita akan usut apakah ada korban lainnya," jelasnya.

Arsya mengungkap perekaman itu terjadi di kamar mandi khusus laki-laki. Terduga pelaku dan korban tidak saling kenal sebelumnya. Korban dan terduga pelaku sama-sama berjenis kelamin pria.

"Kamarnya masing-masing, kapsul gitu. Tapi kamar mandi itu umum, tapi cewek dan cowok tidak disatuin," tuturnya.

Simak video 'Viral Tamu Hotel Direkam Saat Mandi, CEO Bobobox Angkat Bicara':

[Gambas:Video 20detik]

(zak/zak)