Round-Up

6 Fakta Anyar Perekaman di Kamar Mandi Bobobox oleh Sesama Pria

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 16 Mei 2021 08:03 WIB
Bobobox, startup pengelola jaringan hotel kapsul berinovasi di tengah gempuran pandemi COVID-19. Bobobox menghadirkan dua lokasi penginapan baru yang didukung Internet of Things (IoT).
Ilustrasi (Foto: Bobobox)
Jakarta -

Kasus perekaman di kamar mandi hotel kapsul Bobobox, Jakarta Pusat, masih dalam penyelidikan polisi. Polisi telah meminta keterangan korban dan terduga pelaku yang juga laki-laki.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Teuku Arsya Khadafi menyampaikan perekaman terjadi di kamar mandi pria. Korban dan terduga pelaku sama-sama berjenis kelamin pria.

"Iya itu direkam di kamar mandi khusus cowok," kata AKBP Teuku Arsya Khadafi saat dihubungi detikcom, Sabtu (15/5/2021).

Arsya mengatakan kamar mandi di hotel kapsul Bobobox merupakan kamar mandi sharing. Tapi kamar mandi untuk tamu laki-laki dan pria dipisah.

"Kalau kamarnya masing-masing, kapsul gitu. Tapi kamar mandi itu umum, tapi cewek dan cowok tidak disatuin," tuturnya.

Terduga Pelaku Masih Saksi

Terhitung sejak Jumat (14/5/2021) hingga Sabtu (15/5/2021), terduga pelaku sudah diperiksa selama 24 jam lebih di Mapolres Metro Jakarta Pusat. Namun demikian, polisi belum meningkatkan status terduga pelaku tersebut.

"Pelaku masih berstatus saksi karena saat ini masih dalam tahap penyelidikan," kata Arsya.

Perekaman terjadi pada Rabu (12/5) pagi. Korban ketika itu sedang mandi di hotel kapsul Bobobox.

Diam-diam, terduga pelaku merekamnya dengan kamera ponsel. Hingga akhirnya korban menyadarinya dan melaporkan ke polisi.

Simak fakta-fakta lain terkait kasus tersebut di halaman selanjutnya

Saksikan video 'Viral Tamu Hotel Direkam saat Mandi, CEO Bobobox Angkat Bicara':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2 3