Polisi Kerahkan K9 Lacak Perampok yang Perkosa ABG Bekasi, Ini Hasilnya

Rahmat Fathan - detikNews
Sabtu, 15 Mei 2021 17:30 WIB
Sebanyak 352 Personel gabungan dari (Badan Narkotika Nasional  (BNN), Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya dan Imigrasi Jakarta Selatan melakukan blusukan ke sejumlah tower yang berada di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Kamis (26/02/2016). Kegiatan rutin tersebut dilakukan untuk mencari warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkoba dan masalah keimigrasian. Grandyos Zafna/detikcom
Ilustrasi unit K9 (Grandyos Zafna/detikcom)
Bekasi -

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait perampokan disertai pemerkosaan di Bintara, Bekasi Barat, Kota Bekasi. Polisi telah mengerahkan anjing pelacak atau Unit K9 untuk mengejar pelaku. Apa hasilnya?

"Ya memang kita menggunakan unit K9 untuk bisa menelusuri tempat-tempat yang diduga menjadi akses keluar-masuk pelaku tersebut," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Hery Purnomo kepada wartawan, Sabtu (15/5/2021).

Hery mengatakan, dari hasil pelacakan unit K9 tersebut, diketahui pelaku melarikan diri ke arah bagian belakang rumah. Sedangkan bagian belakang rumah tersebut lokasinya berdekatan dengan jalan tol.

"Sementara tadi dari hasil dari pengecekan memang mengarah ke bagian belakang rumah, yang kebetulan di situ adalah kebun, yang kemudian menyambung dengan area seputaran jalan tol," ucapnya.

Dia lantas menyebut tak tertutup kemungkinan pelaku melarikan diri ke arah tol yang dekat dengan lokasi kejadian. Apalagi peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu di bagian depan rumah korban telah mulai banyak warga yang beraktivitas.

"Bisa dimungkinkan seperti itu. Kalau kita lihat di bagian depan ini kan situasinya ramai ya, mungkin sekitar jam 5 pagi sudah banyak warga yang aktivitas. Sehingga dimungkinkan pelaku memang kabur melalui pintu belakang," kata Hery.

Kendati begitu, Hery mengatakan pihaknya masih akan melakukan pendalaman terkait hasil pelacakan unit K9 tersebut. Ditambah dengan bukti-bukti lainnya.

"Nanti kita dalami lagi terkait dengan hasil dari olah TKP tadi. Mungkin ada bukti-bukti lanjutan yang bisa kita gunakan sebagai bahan untuk mengungkap fakta dari tindak pidana tersebut," kata dia.

Dia juga belum memastikan barang-barang apa saja yang dirampok. Menurutnya, pihak korban pun masih menginventarisasi barang-barang apa saja yang raib.

"Memang ada beberapa barang yang hilang, tapi kami masih memastikan lagi dan pihak keluarga juga masih menginventarisasi apa-apa saja yang hilang," tuturnya.

Berdasarkan keterangan keluarga korban, pelaku membawa dua unit ponsel dan dompet setelah memperkosa korban.

Tonton juga Video: Dua Perampok Rumah Mewah dan Penyekap ART di Makassar Didor!

[Gambas:Video 20detik]



(mea/mea)