Perampok yang Perkosa ABG di Bekasi Diduga Masuk Lewat Lubang Ventilasi

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Sabtu, 15 Mei 2021 14:22 WIB
Poster
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Bekasi -

Seorang remaja perempuan berusia 15 tahun diperkosa perampok di Bintara, Bekasi Barat, Kota Bekasi. Pelaku diduga masuk ke rumah korban lewat lubang ventilasi di bagian belakang.

"Nah, itu yang perkiraannya itu dari belakang, jendela. Itu sih perkiraannya, perkiraannya itu jendela bekas exhaust, ininya (kawat nyamuk) kebuka memang dia nggak pakai terali, hanya kotak bolong gitu aja. Dia bilang dikasihin kawat nyamuk. Nah kawat nyamuknya udah nggak ada," kata tante korban saat ditemui di lokasi, Sabtu (15/5/2021).

Selanjutnya, yang menguatkan pelaku lewat belakang adalah terdapat kusen bekas pelaku memanjat lubang ventilasi ukuran sekitar 70x50 cm. Sebelumnya, kusen tersebut tidak pernah ada di situ

"Kemungkinan dari situ, ada juga bekas kusen, sebelumnya nggak ada. Sepertinya pelaku ambil kusen dari entah dari mana deh. Nah ada kusen di situ, mungkin untuk proses dia naiknya, agak tinggi iya," katanya.

Tante korban menceritakan, korban saat itu sedang main TikTok dan tidak mengetahui pelaku datang. Pelaku kemudian memperkosa korban.

"Mungkin sih gitu, karena anaknya juga lagi main Tiktok. Tapi hadapnya nggak kehadap belakang, berlawanan arah. kan nggak kelihatan dari belakang sana, jadi nggak sadar. Tiba-tiba pokoknya dibekap, terus diancam sama pisau gitu. Ya sudahlah kekerasan seksual itu," ujarnya.

Pihak kepolisian sudah melakukan olah TKP di rumah korban dan sudah mengerahkan anjing pelacak. Korban saat ini sedang melakukan visum didampingi ibunya.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Hery Purnomo menjelaskan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Korban tidak mengetahui kedatangan pelaku lantaran sedang asyik main TikTok.

"Menurut pengakuan korban, sekitar jam 5 pagi, ada seseorang yang masuk ke dalam rumahnya. Kemudian membekap korban saat sedang asyik bermain TikTok dengan suara yang cukup keras," kata Hery kepada wartawan, Sabtu (15/5/2021).

Hery mengatakan pelaku juga mengancam akan membunuh korban. Selain itu, polisi menemukan bercak darah di seprai rumah tersebut.

"Korban diancam akan dibunuh dan diperkosa. Dari TKP kita berhasil mengamankan seprai yang ada noda darah. Kemudian pakaian korban yang ada bekas darahnya juga," ucap Hery.

Simak juga Video: Dua Perampok Rumah Mewah dan Penyekap ART di Makassar Didor!

[Gambas:Video 20detik]



(mei/mei)