Polisi Persuasif Imbau Warga Tak Ziarah TPU Tegal Alur: Mereka Bukan Musuh

Rahmat Fathan - detikNews
Sabtu, 15 Mei 2021 13:00 WIB
Kapolsek Kalideres Kompol Slamet di TPU Tegal Alur
Kapolsek Kalideres Kompol Slamet di TPU Tegal Alur (Fathan/detikcom)

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menjawab soal alasan mengapa TPU ditutup, sementara mal dan tempat wisata dibuka.

"Ya memang mal dan lain-lain juga berpotensi kerumunan, cuma kan sudah dibatasi, kan tempat pariwisata masuknya dibatasi 30 persen dan secara online. Kalau di kuburan kan nggak bisa secara online, sulit membatasinya. Makanya (TPU) ditutup pilihan terbaiknya," ujar Riza saat dihubungi detikcom, Jumat (14/5/2021).

Riza mengatakan TPU ditutup untuk ziarah hanya berlangsung hingga Minggu (16/5). Setelah itu, warga boleh berziarah kembali.

"Kebijakan penutupan pemakanan sementara sampai hari Minggu dimaksudkan agar tidak terjadi kerumunan, karena kita tahu ziarah kubur di musim Lebaran ini sangat padat, menimbulkan gesekan, apalagi jalannya kecil-kecil gang-gangnya. Kumpul semua keluarga, dari kakek, nenek, dari ibu, cucu biasanya kumpul semua di situ. Di situ dapat berpotensi kerumunan, pada akhirnya dapat menularkan (virus Corona)," ucapnya.

Politikus Gerindra itu meminta warga berhati-hati dalam mengantisipasi penularan virus Corona. Terlebih saat ini mutasi baru COVID-19 telah ditemukan di berbagai negara.


(mea/mea)