PKS Ikut Kritik Anies soal Ziarah Dilarang: Atur Prokes Seperti di Mal

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Sabtu, 15 Mei 2021 08:38 WIB
Wakil BPN Prabowo-Sandiaga dan TKN Jokowi-Maruf Amin hadiri diskusi bertema Debat IV: Isu Khilafah, Pancasila hingga Proxy War. Seperti apa keseruannya?
Mardani Ali Sera (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Fadli Zon 'menyentil' kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengizinkan mal dibuka tapi ziarah kubur di tempat pemakaman umum (TPU) dilarang. PKS menyebut apa yang disampaikan Fadli Zon merupakan suara masyarakat yang menginginkan keadilan.

"Suara Fadli Zon suara publik. Publik ingin keadilan. Publik ingin cerdas dalam mengatur urusannya," kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kepada wartawan, Jumat (14/5/2021).

Menurut anggota Komisi II DPR RI ini, merumuskan aturan yang ketat agar peziarah taat protokol kesehatan (prokes) seperti di mal cukup mudah. Oleh sebab itu, Mardani mendorong pemerintah cerdas mengatur kehidupan masyarakat.

"Mudah jika dibuat aturan yang tegas untuk penerapan prokes pada peziarah sama seperti pada mal. Ayo, pemerintah pusat dan pemerintah daerah cerdas mengatur urusan publik," ujarnya.

Kegiatan ziarah kubur, menurut Mardani, tak perlu dilarang. Namun dibuat aturan sejak jauh hari agar peziarah disiplin menjalankan prokes.

"Buat aturan yang jelas jauh-jauh hari agar semua dapat disiplin dan rapi. Bukan menutup, tapi mengatur sesuai prokes," imbuhnya.

Fadli Zon sebelumnya 'menyentil' kebijakan Anies Baswedan yang mengizinkan mal dibuka tapi ziarah kubur di TPU dilarang. Menurut Fadli Zon, kebijakan Anies tersebut mengganggu rasa keadilan.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Simak Video: Warga DKI Tetap Ziarah Meski Ditutup, Anies: Petugas Kita Perbanyak

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2