Polisi Periksa Pelaku Perekaman Diam-diam di Kamar Mandi Bobobox

Afzal Nur Iman - detikNews
Jumat, 14 Mei 2021 21:23 WIB
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Teuku Arsya Khadafi
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Teuku Arsya Khadafi (Afzal/detikcom)
Jakarta -

Polisi menangkap terduga pelaku perekaman diam-diam di kamar mandi hotel kapsul Bobobox, Jakarta Pusat. Saat ini polisi masih mendalami keterangan terduga pelaku.

"Saat ini prosesnya masih proses lidik ya, nanti apabila memang alat buktinya sudah cukup, kita akan naikkan sidik, bahkan kita akan melakukan gelar perkara untuk menentukan status tersangka," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Teuku Arsya Khadafi di Polres Metro Jakarta Pusat, Jumat (14/5/2021).

Arsya mengatakan telah meminta keterangan dari pihak korban dan pihak Hotel Bobobox. Namun polisi masih mengumpulkan alat bukti untuk menangani kasus tersebut.

"Untuk saksi dari pihak korban maupun pihak hotel sudah kami mintai keterangan, dan juga kami sudah melakukan klarifikasi juga terhadap orang yang diduga sebagai melakukan," ungkapnya.

"Saat ini kami juga masih mencari alat bukti lainnya dikarenakan posisi lokasi kejadian merupakan tempat privat yang tidak ter-cover CCTV," tambahnya.

Korban perekaman diam-diam di hotel kapsul Bobobox sebelumnya resmi melaporkan peristiwa yang dialaminya ke polisi. Dia merasa dilecehkan pelaku lewat perekaman diam-diam di kamar mandi Hotel Bobobox pada Rabu (12/5) kemarin.

"Saya dan pihak Bobobox sudah menyelesaikan laporan," kata korban kepada detikcom, Jumat (14/5) sore.

Dia membuat laporan di Polres Metro Jakarta Pusat. Dia menunjukkan Surat Tanda Penerimaan Laporan/Pengaduan bernomor 622/K/V/2021/Restro Jakpus. Laporan diterima pada pukul 15.20 WIB tadi. Dia melaporkan tentang peristiwa dugaan tindak pidana terkait UU Pornografi.

(rfs/rfs)