Ketua Komisi 1 Dukung Pemerintah RI Hentikan Kekerasan di Palestina

Faidah Umu Sofuroh - detikNews
Jumat, 14 Mei 2021 16:53 WIB
Ketua Komisi 1 DPR RI, Meutya Hafid
Foto: Golkar
Jakarta -

Ketua Komisi 1 DPR RI Meutya Hafid mendukung berbagai upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia dalam menghentikan serangan Israel ke Palestina, khusunya melalui jalur multilateral.

"Kami mengapresiasi berbagai langkah tersebut, termasuk mendesak ke Dewan Keamanan PBB melalui Committee on the Exercise of the Inalieanable Rights of the Palestinian. Kami yakin berbagai upaya Pemerintah Indonesia ini dapat mendesak Israel menghentikan aksi kekerasan di Gaza dan Jerusalem," sebut Meutya dalam keterangan tertulis, Jumat (14/5/2021).

Ia pun mendukung upaya pemerintah untuk kembali menyatukan Organisasi Kerjasama Negara-Negara Islam (OKI) dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina. Tahun 2016 lalu, lanjutnya, OKI berhasil menyepakati dan menghasilkan Resolusi dan Deklarasi Jakarta.

"Kami minta negara-negara OKI untuk tetap bersatu, meski sejumlah negara di Timur Tengah melakukan normalisasi hubungan dengan Israel. Indonesia dapat menagih komitmen anggota OKI bagi masyarakat Palestina. Pemerintah pun tampak akan kembali mengaktifkan Gerakan Non-Blok untuk memberikan tekanan yang lebih luas bagi Israel," tambah Ketua DPP Partai Golkar tersebut.

Menurutnya, Pemerintah Indonesia sangat serius dalam membantu rakyat Palestina. Sebelumnya pada Februari 2021 lalu, Pemerintah Indonesia memberikan bantuan sebesar USD 2,3 juta atau sekitar Rp 32 miliar untuk menangani COVID-19 di Palestina.

"Indonesia pun tetap dan akan kokoh berposisi membela rakyat Palestina dengan tidak akan melakukan normalisasi hubungan dengan Israel dan mendukung solusi two-state solution. Kita terus mengupayakan negara Palestina yang berdiri dan berdaulat penuh dengan Jerusalem Timur sebagai ibu kotanya," imbuh Meutya.

Sebelumnya, Rabu (12/5), Presiden Joko Widodo diwakili oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, mendesak Dewan Keamanan PBB mengambil langkah nyata dalam menangani konflik Palestina dan Israel. Tindakan Israel mengusir Palestina dari Sheikh Jarrah dan penyerangan di Masjid Al-Aqsa, tidak dapat dibiarkan.

Ia menyebut Indonesia akan terus mendukung perjuangan rakyat Palestina. Respon Presiden Joko Widodo disebabkan serangan udara Israel yang menewaskan 32 warga Palestina di Gaza dan sebelumnya kekerasan yang terjadi di sekitar Masjid Al-Aqsa, Jerusalem.Terkait hal tersebut, utusan perdamaian Timur Tengah PBB, Tor Wennesland, mendorong kedua pihak menghentikan serangan yang bisa mengarah pada perang.

(fhs/ega)