Awas! Pengendara Menuju Berastagi Sumut Bakal Dites Antigen-Urine

Datuk Haris Molana - detikNews
Jumat, 14 Mei 2021 12:35 WIB
Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) hadirkan laboratorium mini-layanan tes swab antigen bagi para pegawai. Hal itu dilakukan guna cegah COVID-19.
Ilustrasi tes antigen (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom)
Karo -

Petugas bakal melakukan rapid tes antigen dan cek urine bagi masyarakat yang hendak menuju Berastagi, Karo, Sumatera Utara. Tes itu bakal dilakukan di Pospam Doulu, Karo.

"Rencananya, mulai Jumat, pengendara yang menuju Berastagi melintasi Pospam Doulu akan dilakukan test swab antigen dan cek urine," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi dalam keterangannya, Jumat (14/5/2021).

Hadi mengatakan selain melaksanakan tes antigen dan cek urine, petugas Pospam Doulu juga bertugas untuk mengendalikan jumlah pengunjung yang akan menuju Pemandian Lau Debuk-Debuk, Karo.

Berkoordinasi dengan Gugus Tugas, pihaknya juga akan melakukan tes antigen kepada pengunjung hotel di Jalan Medan-Berastagi. Petugas juga akan mengecek hotel dengan hunian di atas kapasitas 50 persen.

"Rencana Kapolres Karo koordinasi dengan Gugus Tugas cek hotel yang kapasitas hunian di atas 50 persen sekaligus dilaksanakan swab antigen secara random," ujar Hadi.

Menurut Hadi, pengunjung hotel di kawasan Medan-Berastagi akan meningkat pada akhir pekan. Hal ini terlihat, dengan banyaknya warga yang mengatur ulang jadwal pemenasan hotel.

"Tingkat hunian hotel sampai dengan 24 Mei cenderung menurun namun berdasarkan info dari Kapolres tingkat hunian meningkat pada hari weekend setelah masa pengetatan, karena banyak pemesan hotel me-reschedule jadwal pemesanan," sebut Hadi.

Selain itu, hasil pemantauan petugas pada hari pertama Hari Raya Idul Fitri 1442 H, arus lalu lintas di jalur wisata Medan-Berastagi, Kabupaten Tanah Karo, sepi.

"Karo Ops Polda Sumut didampingi Kapolres Tanah Karo melakukan pemantauan Pospam dan Survey jalur wisata Medan-Berastagi. Hasil pantauan arus lalu lintas cenderung landai atau sepi," ujar Hadi.

(mae/mae)