Saran Pakar Agar Masyarakat Tak Lagi Terobos Penyekatan saat Arus Balik

Matius Alfons - detikNews
Kamis, 13 Mei 2021 08:11 WIB
Pemudik sepeda motor terjebak kemacetan saat melintasi posko penyekatan mudik di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (11/5/2021) dini hari. Petugas gabungan memutar balikan ribuan pemudik yang melintasi pos penyekatan perbatasan Bekasi -Karawang, Jawa Barat. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/pras.
Foto: ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A
Jakarta -

Sebanyak 1,2 juta warga diperkirakan tetap mudik meskipun ada larangan dari pemerintah. Meski 381 pos penyekatan pemudik telah didirikan di seluruh wilayah, masyarakat tetap nekat melakukan tradisi mudik bahkan hingga menjebol penyekatan seperti yang terjadi di Kedungwaringin, Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Lantas bagaimana agar penerobosan ini tak terjadi lagi saat arus balik?

Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman awalnya menjelaskan alasan pemudik melakukan penerobosan saat mudik lebaran. Dia menyebut masyarakat merasa berat lantaran ini kali kedua masyarakat tidak bisa berlebaran di tengah pandemi.

"Dalam situasi saat ini saya bilang kan sudah dekat kalau momen lebaran, dan ini adalah lebaran, masa lebaran atau Ramadan yang kedua, dimana mereka tahun lalu tidak bisa menikmati itu," kata Dicky saat dihubungi, Rabu (12/5/2021).

Tak hanya merasa berat, Dicky juga menyebut alasan lain yakni masyarakat terdampak akibat pandemi di segala aspek kehidupan. Karena itu, menurutnya tidak bisa publik disalahkan atas situasi tersebut.

"Sisi lain aspek kehidupan lain makin berat, sehingga menurut saya nggak bisa juga selalu menekankan publik, jangan jadi objek, publik salah ini, tidak bisa, narasi narasi selama ini dibangun selalu begitu," ucapnya.

Dicky pun menekankan persoalan pandemi tidak bisa menyalahkan masyarakat. Karena keberhasilan menghadapi pandemi, faktanya kata dia, bergantung pada pemerintah.

"Padahal pada faktanya kalau bicara penanganan pandemi ya pemerintah gitu loh, keberhasilan penanganan pandemi ada di pemerintah, di komitmen dan konsistensi itu, dan berjalan setahun ini ketidakkonsistenan atau ketidak fokusan dalam aspek pengendalian pandmei ini melahirkan banyak keburukan di luar sektor kesehatan, dan makin lama makin besar," ujarnya.

Simak video 'Kapolri Ingatkan Arus Balik Lebaran di DKI: PPKM Mikro Harus Diperkuat!':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2