Pesan Persaudaraan Cak Imin Sambut Idul Fitri & Kenaikan Isa Almasih

Yudistira Imandiar - detikNews
Kamis, 13 Mei 2021 08:02 WIB
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin di arena Muktamar PKB, Selasa (20/8)
Foto: CNN Indonesia/Ramadhan Rizki Saputra
Jakarta -

Dua hari besar keagamaan berlangsung bersamaan pada 13 Mei 2021. Di tanggal tersebut, terdapat perayaan Idul Fitri 1442 Hijriah dan peringatan Kenaikan Isa Almasih. Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar menyebut momentum perayaan Idul Fitri yang bersamaan dengan peringatan Kenaikan Isa Almasih merupakan sesuatu yang istimewa dan langka.

"Dalam momentum yang istimewa ini, kepada seluruh umat muslim saya mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin. Setelah sebulan penuh kita berpuasa, semoga kita bisa kembali fitrah, dan menjadi manusia yang lebih baik lagi ke depan. Dan selamat juga umat Kristiani yang memperingati Hari Kenaikan Isa Almasih, semoga damai dan kesejahteraan selalu mengiringi langkah kita bersama," ungkap Muhaimin dalam keterangan tertulis, Kamis (13/5/2021).

Dalam momen yang dianggap istimewa ini, pria yang disapa Cak Imin ini mengajak masyarakat lintas agama untuk semakin memperkuat persaudaraan, saling mendoakan, dan menghormati untuk kebaikan bersama.

Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengibaratkan Indonesia adalah rumah besar yang memiliki banyak kamar. Setiap kamar, jelasnya, dihuni oleh pemeluk agama dan kepercayaan masing-masing yang tidak perlu dipertentangkan. Mereka bebas bertindak sesuai aturan kamar masing-masing. Namun, begitu keluar dari kamar dan berkumpul di ruang keluarga dalam bingkai keindonesiaan maka semua harus tunduk dan patuh pada kesepakatan bersama.

"Inilah yang disebut Gus Dur sebagai pluralisme. Tidak disebut Indonesia kalau tidak ada Islam, Kristen, Hindu, Budha, Katolik, Konghucu dan aliran kepercayaan. Hal terpenting adalah bagaimana kita bisa hidup berdampingan, saling menghormati dan menyayangi menjadi satu kesatuan," ungkap Cak Imin.

Cak Imin menambahkan Indonesia dikenal oleh dunia sebagai negara yang masyarakatnya bisa hidup rukun berdampingan dalam kondisi harmonis di tengah keberagaman yang ada.

"Inilah yang harus terus kita rawat dan jaga bersama agar persatuan dan kesatuan bangsa bisa terus bersemai di negeri kita tercinta Indonesia ini," pesannya.

(mul/mpr)