Pantau Malam Takbiran Bareng Kapolda-Pangdam, Anies Klaim DKI Kondusif

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Kamis, 13 Mei 2021 00:03 WIB
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman, dan Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran berkeliling Jakarta untuk memantau kondisi Ibu Kota di malam takbiran. Lokasi yang dikunjungi Anies itu berada di sekitar kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Pantauan detikcom, Rabu (12/5/2021), mereka tiba di Bundaran HI, Jakarta Pusat pada pukul 23.03 WIB. Kedatangan Anies dkk disambut oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat, Hengki Haryadi hingga Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin.

Anies mengatakan bahwa kondisi di Jakarta malam ini kondusif. Menurutnya, seluruh warga Jakarta patuh melaksanakan takbiran di rumah dan tidak berkeliling.

"Kita sudah selesai melakukan inspeksi lapangan. Kondisi di Jakarta alhamdulillah sesuai dengan seruan Gubernur nomor 5 tahun 2021, terkait dengan malam takbiran di mana kita menganjurkan kepada masyarakat untuk melaksanakan takbiran di rumah dan di masjid dengan kapasitas 10%," ujar Anies dalam jumpa pers di Bundaran HI.

"Serta menganjurkan untuk tidak melakukan kegiatan takbiran di luar seperti yang biasa kita selenggarakan, takbir keliling. Dan mulai jam 10 malam ini sudah ditetapkan crowd free dan juga jalan-jalan utama dilakukan pembatasan mobilitas," sambungnya.

Selain itu, Anies menyinggung jalanan yang ditutup tidak hanya Jalan Sudirman-Thamrin. Ada lima wilayah lainnya yang juga ditutup malam ini untuk mencegah kerumunan.

"Ini bukan hanya di kawasan Sudirman-Thamrin saja, tapi juga di seluruh lima wilayah administrasi Jakarta. Jadi kondisi malam hari ini mengharapkan masyarakat berada di rumah, takbir di rumah, tidak keluar, tidak berkeliling. Sehingga harapannya kita bisa mengendalikan pergerakan untuk mencegah penularan," jelas Anies.

Selanjutnya, Anies turut mengapresiasi masyarakat yang memilih untuk takbir di rumah. Dia menyebut apa yang sudah pemerintah tetapkan merupakan upaya untuk melindungi masyarakat.

"Saya sampaikan apresiasi kepada masyarakat yang memilih untuk tidak pergi, memilih untuk tetap di rumah, memilih untuk takbir di rumah. Ini adalah sebuah ikhtiar kolektif yang menjadi tanggung jawab kita sama-sama, bukan semata-mata peraturan pemerintah, bukan semata-mata seruan pemerintah. Tapi ini adalah untuk melindungi diri, kita semua, keluarga kita, dan masyarakat," paparnya.

"Malam hari ini alhamdulillah kondisinya terkendali. Dan insyaallah masyarakat besok sesuai dengan anjuran usahakan untuk di rumah. Bila tidak memungkinkan salat di rumah, baru melakukan salat Id di luar. Dan itu pun kami garis bawahi dikerjakan di masjid atau lapangan di dekat rumah," tambah Anies.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2