Round-Up

Cerita Mereka yang Lebaran Lebih Dulu

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 12 Mei 2021 21:01 WIB
Jamaah An Nadzir melaksanakan shalat Idul Adha di Kampung Butta Ejayya, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (30/7/2020). Jamaah An Nadzir merayakan Idul Adha lebih awal dengan berdasar pada pengamatan tanda alam, sementara pemerintah menetapkan Idul Adha 1441 Hijriyah pada Hari Sabtu (31/7/2020). ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/nz
ilustrasi (ANTARA FOTO/ABRIAWAN ABHE)
Jakarta -

Esok hari, banyak masyarakat Indonesia yang akan merayakan Idul Fitri 1442 H. Namun sebagian umat Islam di Indonesia sudah merayakan hari kemenangan pada pagi tadi.

Sebagaimana diberitakan detikcom, Jemaah An-Nadzir di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), menggelar salat Idul Fitri pada Rabu (12/5/2021) pagi tadi.

Jamaah An Nadzir melaksanakan shalat Idul Fitri di Kampung Butta Ejayya, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (12/5/2021). Jamaah An Nadzir merayakan Idul Fitri 1442 H  lebih awal berdasarkan pengamatan tanda alam seperti pergerakan bulan dan air pasang laut, sementara pemerintah menetapkan Idul Fitri 1442 H pada Kamis, (13/5/2021). ANTARA FOTO/Abriawan AbheJamaah An Nadzir melaksanakan shalat Idul Fitri di Kampung Butta Ejayya, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (12/5/2021). Jemaah An Nadzir merayakan Idul Fitri 1442 H lebih awal berdasarkan pengamatan tanda alam seperti pergerakan bulan dan air pasang laut, sementara pemerintah menetapkan Idul Fitri 1442 H pada Kamis, (13/5/2021). (ANTARA FOTO/Abriawan Abhe)

Diberitakan detikcom, ada sekitar 400 anggota jemaah yang mengikuti salat tersebut. Mereka menunaikan ibadah ini di halaman masjid Kelurahan Romang Lompoa, Somba Opu, Gowa. Mereka telah melakukan perhitungan rukyat dan hisab lewat tim musyawarah sehingga menghasilkan kepastian bahwa 1 Syawal telah tiba.

Mereka sudah eksis selama dua dekade, dan bukan kali ini saja mereka merayakan Idul Fitri lebih dahulu ketimbang kebanyakan warga muslim lain, dan itu tidak masalah. Kini setelah dua dekade, terbukti bahwa kelompok keagamaan ini bukan kelompok yang menyimpang.

"Kita sama-sama tahu bahwasanya kurang lebih 20 tahun jemaah An-Nadzir ini muncul di tanah air yang memiliki selaku ciri khas yang ketika awal-awal banyak mencurigai An-Nadzir. Ada yang mengatakan aliran sesat, ada yang mengatakan aneh, teroris dan sebagainya. Sesungguhnya semua itu adalah tidak ada pembuktian sama sekali," jelas Samiruddin saat khotbah salat Id, tadi pagi.

Tarekat Naqsabandiyah di Padang Sumatera Barat juga sudah merayakan Idul Fitri. Menurut juru bicara Tarekat Naqsabandiyah, Alfitman, lebaran mereka lebih awal ketimbang keputusan pemerintah (dan kali ini Muhammadiyah, NU, dan MUI), karena mereka berpatokan pada perhitungan kalender warisan bernama Hisab Munjid.

Jamaah Tarekat Naqsabandiyah melaksanakan Shalat Idul Adha di Surau Baru, Pauh, Padang, Sumatera Barat, Kamis (30/7/2020). Tarekat Naqsabandiyah menetapkan Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijah 1441 Hijriyah berdasarkan metode hisab munjid, yakni pada Kamis, 30 Juli 2020, atau sehari lebih awal yang ditetapkan pemerintah. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/nzJamaah Tarekat Naqsabandiyah melaksanakan salat Idul Adha di Surau Baru, Pauh, Padang, Sumatera Barat, Kamis (30/7/2020). Tarekat Naqsabandiyah menetapkan Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijah 1441 Hijriah berdasarkan metode hisab munjid, yakni pada Kamis, 30 Juli 2020, atau sehari lebih awal yang ditetapkan pemerintah. (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/nz)

"Berdasarkan penanggalan kita, 1 Syawal atau Idul Fitri 1442 Hijriah jatuh pada hari ini, Rabu, 12 Mei 2021. Makanya kita melaksanakan salat Id," kata Hisab Munjid.

Tarekat Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah di Sumatera Utara juga sama, mereka merayakan 1 Syawal 1442 H bertepatan dengan 12 Mei 2021 Masehi tadi.

Jemaah Naqsabandiyah gelar Salat Id di SumutJemaah Naqsabandiyah menggelar salat Id di Sumut (Arfah/detikcom)

Pantauan detikcom pada Rabu (12/5/2021) pukul 07.00 WIB, jemaah mulai mendatangi lokasi salat di Pondok Pesantren Naqsabandiyah, Marindal, Deli Serdang. Di lokasi terdengar jemaah mengumandangkan takbir.

Panitia salat terlihat membagikan masker kepada jemaah yang datang ke lokasi. Selain itu, panitia mengimbau jemaah agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Salat mulai digelar pukul 07.30 WIB. Jemaah terlihat penuh hingga ke luar ruangan saat pelaksanaan salat.

Selanjutnya, di Jawa Timur: