Ortu Marah Gegara Anak Top Up Game Rp 800 Ribu, YLKI Bela Kasir Indomaret

Danu Damarjati - detikNews
Rabu, 12 Mei 2021 17:08 WIB
Jakarta -

Seorang bapak dan ibu memarahi kasir Indomaret gara-gara membiarkan anaknya membeli voucher game senilai Rp 800 ribu. Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menegaskan kasir tersebut tidak salah.

"Sebetulnya tidak ada ketentuan yang dilanggar oleh pihak kasir minimarket tersebut," kata Sekretaris YLKI Agus Suyatno kepada detikcom, Rabu (12/5/2021).

Indomaret dinyatakannya sebagai tempat untuk bertransaksi, bukan penyedia layanan game online. Ini sama saja posisinya dengan minimarket menyediakan layanan pembelian pulsa atau barang dan jasa jenis lainnya.

Maka yang perlu diatur adalah perilaku belanja si anak. Orang tua diimbaunya lebih bijak dalam mengontrol uang jajan anaknya.

"Dari mana anak tersebut mendapat uang sebanyak itu tanpa ada kontrol dari orang tuanya. Sebagai konsumen cerdas, tentu orang tua juga perlu bijak dalam mengalokasikan uang belanja untuk anak. Kontrol pertama dilakukan dari rumah/orang tua," tutur Agus.

Selain itu, pihak minimarket ataupun pihak swasta lainnya perlu mengontrol pembelanjaan yang tidak wajar dari konsumen yang belum dewasa. Ke depan, perlu ada aturan yang bisa membuat pihak orang tua lebih aman tanpa dirugikan oleh perilaku belanja anaknya.

"Dengan kejadian ini, ke depan nampaknya perlu ada voluntary self regulation dari private sector dengan menerapkan standar jumlah dibelanjakan dan barang belanja terhadap anak di bawah umur," kata dia.

Selanjutnya, sekilas soal video viral:

Selanjutnya
Halaman
1 2