Doa Khatam Quran di Bulan Ramadhan yang Pernah Dicontohkan Nabi

Rahma Indina Harbani - detikNews
Rabu, 12 Mei 2021 16:45 WIB
Silhoutte of muslim woman praying during fasting holy month of ramadan
Ilustrasi membaca doa khatam quran (Foto: iStock)
Jakarta -

Salah satu amalan di bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah adalah dengan mengkhatamkan Al Quran. Setelah selesai dilanjutkan dengan membaca doa khatam Quran sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah SAW dan para ulama terdahulu.

Umat Islam diingatkan untuk berlomba-lomba mengejar amal kebaikan yang pahalanya dapat berlipat ganda, salah satunya adalah membaca Al Quran.

Sebagaimana tertuang dalam hadits berikut:

وَكَانَ جِبْرِيلُ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ فَيُدَارِسُهُ الْقُرْآنَ

Artinya: "Jibril menemuinya pada tiap malam malam bulan Ramadhan, dan dia (Jibril) bertadarus Al-Quran bersamanya. (H.R. Bukhari No. 3220)

Setelah berhasil mengkhatamkan Quran selama sebulan penuh di bulan Ramadhan kemarin, lalu apa bacaan doa yang bisa dibaca?

Sejumlah ulama mengatakan tidak menemukan hadits Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam yang secara langsung menjelaskan tentang bacaan doa khatam Quran https://www.detik.com/tag/khatam-alquran. Bahkan dari para sahabat pun tak ada riwayat yang mengajarkan doa khatam Quran.

Namun, Hudzfah menceritakan, suatu ketika saat dia sholat bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, setelahnya Rasulullah membaca Al Quran, seperti yang dikutip dari Kitab Ihya' Ulumiddin karya Imam Al Ghazali halaman 579.

Kemudian setelah membaca Al Quran Rasulullah SAW membaca sebuah doa yang kemudian disebut sebagai doa khatam Quran. Bunyi bacaannya adalah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ ارْحَمْنِي بِالْقُرْآنِ وَاجْعَلْهُ لِي إِمَامًا وَنُورًا وَهُدًى وَرَحْمَةً، اللَّهُمَّ ذَكِّرْنِي مِنْهُ مَا نُسِّيتُ وَعَلِّمْنِي مِنْهُ مَا جَهِلْتُ وَارْزُقْنِي تِلَاوَتَهُ آنَاءَ اللَّيْلِ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ وَاجْعَلْهُ لِي حُجَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ

Bacaan latin: Allhummarhamni bilquran. Waj'alhu lii imaman wa nuran wa hudan wa rohmah. Allhumma dzakkirni minhu maa nasiitu wa 'allimnii minhu maa jahiltu warzuqnii tilawatahu aana-allaili wa'atrofannahaar waj'alhu li hujatan ya rabbal 'alamin.

Artinya: "Ya Allah, rahmatilah aku dengan Al-quran. Jadikanlah ia sebagai pemimpin, cahaya, petunjuk, dan rahmat bagiku. Ya Allah, ingatkanlah aku atas apa yang terlupakan darinya. Ajarilah aku atas apa yang belum tahu darinya. Berikanlah aku kemampuan membacanya sepanjang malam dan ujung siang. Jadikanlah ia sebagai pembelaku, wahai tuhan semesta alam."

Hadis ini diriwayatkan oleh Abu Manshur al-Muzhaffar ibn al-Husain al-Dhahak dalam al-Syama'il. Keduanya dari jalur Abu Dzar al-Harawi dari riwayat Dawud ibn Qais. Namun status hadisnya mu'dhal, yakni pada sanadnya ada dua rawi yang jatuh (terputus) secara berurutan. Sehingga hadits ini termasuk dengan sanad lemah.

Meskipun begitu sejumlah ulama memperbolehkan doa ini sesekali dibaca setelah mengkhatamkan Quran.

Jadi, jangan lupa baca doa khatam Quran ini ya, sahabat hikmah!

(erd/erd)