Polda Papua Ungkap Viktor Yeimo Suplai Data Tak Benar ke Veronica Koman

Audrey Santoso - detikNews
Selasa, 11 Mei 2021 16:36 WIB
Terduga aktor demo rusuh Papua 2019, Victor Yeimo
Terduga aktor demo rusuh Papua 2019, Victor Yeimo diperiksa polisi. (Dok. Istimewa)
Jayapura -

Polisi menyebut Victor Yeimo, yang merupakan aktor kerusuhan Papua pada dua tahun silam, terhubung dengan Veronica Koman yang berada di Australia. Polisi mengatakan Victor Yeimo adalah penyuplai data untuk Veronica Koman.

"Sementara penyelidikan tentang itu karena selama ini mereka sama-sama memberitakan hal-hal yang tidak benar tentang Papua. Yang bersangkutan (Viktor Yeimo) ini ambil data dari KNPB, kemudian dibagikan kepada Veronica Koman yang berada di Australia sana. Jadi dia ini seperti penyuplai data bagi Veronica Koman,"kata Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri di Kota Jayapura, Selasa (11/5/2021) pagi.

Hingga kini polisi masih terus melakukan pemeriksaan terhadap juru bicara Komite Nasional Papua Barat (jubir KNPB) itu. Penyidik juga hendak mendalami pihak-pihak yang menjadi penyandang dana KNPB.

"Kita akan periksa aliran dana untuk organisasi ini (KNPB). Termasuk aksi mereka di Kantor Gubernur Papua tahun 2019 lalu. Kita dalami aliran dananya dari siapa," terangnya.

Masih kata Fakhiri, Victor Yeimo bersama Veronica Koman hadir dalam sidang HAM PBB di Swiss pada Maret 2019. Dalam pertemuan tersebut, keduanya berbicara tentang hak berpendapat masyarakat Papua dan menentukan nasib sendiri atau merdeka.

Satgas Nemangkawi sebelumnya menangkap Victor Yeimo, buron kasus kerusuhan di Papua pada 2019. Victor ditangkap hari ini di Jayapura, Papua.

"Satgas Gakkum Nemangkawi Berhasil Menangkap DPO aktor Kerusuhan Papua 2019, Victor Yeimo. Ditangkap hari ini 9 Mei 2021 jam 19.15 WIT di Jayapura," kata Kasatgas Humas Nemangkawi Kombes M Iqbal Alqudussy kepada detikcom, Minggu (9/5).

Victor masuk daftar pencarian orang (DPO) pada 2019. Dia disangka melakukan makar dan/atau menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan yang dapat menimbulkan keonaran di masyarakat.

(aud/idh)