Round-Up

PKB dan PDIP Saling Tunjuk Saat OTT KPK Jerat Bupati Nganjuk

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 11 Mei 2021 06:18 WIB
Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat (Foto: tangkapan layar)
Foto: Tangkapan Layar
Jakarta -

Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat ditangkap KPK karena kasus korupsi jual-beli jabatan. PKB dan PDIP sebagai partai pengusung saling tunjuk status keanggotaan partai.

KPK dan Bareskrim menangkap Novi dan menyita ratusan juta rupiah. Novi diduga menerima suap terkait jual-beli jabatan di wilayahnya. Novi merupakan Bupati Nganjuk dengan masa bakti 2018-2023.

Sebelum terjun di dunia politik, ia merupakan wiraswasta yang menangani bidang properti dan keuangan. Dia memiliki tambang nikel, batubara, dan 120 bank perkreditan rakyat.

Lalu, pada Pilkada Nganjuk 2018, Novi berpasangan dengan Marhaen Djumadi. Pasangan ini diusung PKB, PDIP, dan Hanura. Novi-Marhaen akhirnya memenangi kontestasi dengan meraup 303.192 suara atau 54,5 persen.

Novi-Marhaen mengalahkan rival-rivalnya, yakni Siti Nurhayati-Bimantoro Wiyono dan Desy Natalia Widya-Ainul Yakin. Pada Senin, 24 September 2018, Novi Rahman Hidayat dan Marhaen dilantik Gubernur Jatim Soekarwo di Gedung Grahadi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk.

PKB Membantah, Novi Bukan Pengurus Partai

Sempat dikabarkan, Novi Rahman Hidayat menjabat Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur periode 2021-2026. Namun, Sekretaris DPW PKB Jatim Anik Maslachah membantah bahwa Novi adalah kader partainya.

"Banyak yang menyatakan Bupati Nganjuk (Novi) adalah kader PKB, itu salah. Dari pernyataannya jelas dia kader PDIP," ujar Anik kepada detikcom, Senin (10/5/2021).

Anik menjelaskan Bupati Novi sempat berharap masuk kepengurusan DPW PKB Jatim. Namun, oleh pihaknya tidak diakomodasi karena Novi kader PDIP.

"Novi memang pernah mengharap masuk dalam kepengurusan DPW PKB. Tetapi tidak diakomodir karena dia sebagai kader PDIP dan kita menghargai pilihannya sebagai kader PDIP. Karenanya dia bukan kader PKB," bebernya.

Simak video 'Duduk Perkara Bupati Nganjuk Kena OTT KPK Hingga Ditetapkan Tersangka':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2