5 Hari Tanpa Ziarah Kubur di Jabodetabek

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 11 Mei 2021 04:10 WIB
Sudah menjadi tradisi, setiap mendekati bulan suci Ramadhan, tempat pemakaman umum (TPU) selalu dipadati peziarah. Seperti yang terlihat di TPU Menteng Pulo, Jakarta.
TPU Menteng Pulo dipenuhi peziarah jelang ramadhan (Foto: Rengga Sencaya)
Jakarta -

Tempat pemakaman umum (TPU) di wilayah Jabodetabek akan ditutup bagi peziarah mulai 12-16 Mei mendatang. Selama lima hari, kegiatan ziarah tak diperbolehkan.

Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan peniadaan ziarah itu guna mengurangi mobilitas warga lintas wilayah selama Lebaran. Namun kegiatan pemakaman masih bisa dilaksanakan.

"Kegiatan ziarah kubur ditiadakan mulai ditiadakan tanggal 12 Mei sampai dengan hari minggu 16 Mei, seluruh pemakaman di Jabodetabek akan ditutup dari pengunjung untuk ziarah tetapi kegiatan untuk pemakaman sendiri berjalan di tempat-tempat pemakaman itu, nanti diatur oleh dinas yang mengelola pemakaman," kata Anies di Balai Kota, Jakarta, Senin (10/5/2021).

Anies mengatakan pada masa pandemi tahun lalu, kegiatan ziarah juga ditiadakan. Meski begitu, kegiatan pemakaman tetap bisa dilakukan.

"Sama tahun lalu juga tidak ada ziarah kubur. Jadi TPU ditutup, tempat pemakaman umum ditutup kemudian pemakaman tetap dilaksanakan tapi ziarah tidak dilaksanakan hanya mulai Rabu sampai Minggu," paparnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies BaswedanGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Tiara Aliya Azzahra/detikcom)

Lebih lanjut, Anies menuturkan restoran, rumah makan, dan pusat belanja juga tetap dibatasi 50 persen dan tutup pukul 21.00 WIB di seluruh Jabodetabek. Dan tempat wisata kapasitas pengunjung 30 persen.

"Hanya menerima pengunjung ber-KTP setempat, jadi tempat wisata di Bogor hanya menerima pengunjung dari Bogor, tempat wisata di Jakarta hanya menerima pengunjung ber-KTP Jakarta. Beberapa kesepakatan yang nanti akan diatur di dalam surat keputusan, surat edaran, atau seruan oleh masing-masing kepala daerah," kata Anies.

Di kesempatan yang sama, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyampaikan terima kasih dengan selarasnya kebijakan selama Lebaran 2021 di wilayah Jabodetabekjur. Kesepakatan kebijakan ini diambil untuk mengurangi mobilitas di Jabodetabek.

"Satu poinnya sudah jelas dari Pak Gubernur tadi silahturahmi dibatasi hanya di lingkungan terdekat saja, yang kedua ziarah juga ditiadakan dan ketiga tempat wisata dibatasi hanya sebatas KTP lokal di Bogor dan kota-kota lainnya Bekasi, Tangerang. Saya kira ini langkah baik untuk penyelarasan kebijakan dan supaya warga jelas semua," tuturnya.

(eva/jbr)