Antisipasi Takbir Keliling, Polda Metro Jaya Berlakukan Crowd Free Night

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Senin, 10 Mei 2021 19:12 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran di Balai Kota DKI Jakarta (Tiara Aliya Azzahra/detikcom)
Jakarta -

Polda Metro Jaya akan memberlakukan crowd free night untuk mencegah kerumunan takbir keliling di malam Idul Fitri 1442 H. Crowd free night diberlakukan sejak pukul 22.00 WIB.

"Kemudian, setelah pukul 22.00 WIB, semua yang tidak memiliki kepentingan untuk berada di jalan sehingga dapat menimbulkan kerumunan akan kami minta kembali ke rumah masing-masing. Kita akan berlakukan konsep crowd free night. Jadi tidak boleh ada yang berkerumun lebih dari lima orang tanpa bisa menjelaskan kepentingannya untuk apa," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (10/5/2021).

Sebelum pemberlakuan crowd night free, Polda Metro Jaya juga akan melakukan filterisasi kendaraan di sejumlah titik sejak pukul 18.00-22.00 WIB. Polisi akan menindak tegas warga yang membuat kegiatan dengan mengumpulkan massa.

"Untuk mengantisipasi timbulnya kerumunan pada malam takbiran, ada dua cara bertindak yang akan kami lakukan. Yang pertama pukul 18.00-22.00 WIB akan melaksanakan filterisasi," jelasnya.

"Mengingat pada malam yang sama sampai pukul 21.00 masih ada aktivitas di mal, sehingga masyarakat yang akan ke mal itu masih bisa melangsungkan kegiatan, tapi bagi mereka yang akan melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya mengundang kerumunan, maka kita akan melakukan filterisasi," sambungnya.

Jenderal bintang dua itu memastikan kedua upaya ini sejalan dengan seruan Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2021 tentang Pengendalian Aktivitas Masyarakat dalam Pencegahan Penyebaran COVID-19 pada Masa Libur Idul Fitri 1442 H/2021 M. Dia juga menyarankan agar warga melakukan takbir di masjid atau musala terdekat.

"Ini seiring dengan surat imbauan yang akan dikeluarkan oleh Gubernur bahwa takbir dilaksanakan secara virtual dari rumah masing-masing dan kalau di masjid atau musala maksimal 10 persen. Ini langkah kita untuk mengantisipasi adanya takbir keliling," ucapnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya melarang takbir keliling menjelang Idul Fitri 1424 H untuk mencegah kerumunan di tengah pandemi COVID-19. Masyarakat Jakarta disarankan melakukan takbiran di masjid atau musala.

"Kebijakan takbir keliling ditiadakan. Disarankan, diimbau kepada masyarakat sebaiknya takbiran di masjid-masjid saja atau di rumah saja semuanya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (10/5/2021).

Polda Metro Jaya telah menyiapkan langkah-langkah untuk mencegah takbir keliling ini. Salah satunya mendirikan 17 pos checkpoint di Jadetabek.

"Ada 17 checkpoint yang ada di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Untuk malam takbiran, jalur yang sering dilewati biasanya oleh takbir-takbir keliling baik itu di wilayah polres-polres ini sudah diatur, dipetakan untuk dilakukan pengamanan di tempat tersebut," terang Yusri.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2