Cegah Penumpukan, Begini Rekayasa Lalin di Pos Penyekatan Bekasi-Karawang

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Senin, 10 Mei 2021 16:57 WIB
Penyekatan di Perbatasan Karawang-Bekasi normal kembali usai sempat diterobos dan diblokade pemudik
Ilustrasi penyekatan di perbatasan Bekasi-Karawang (Wilda Nufus/detikcom)
Bekasi -

Polisi merekayasa lalu lintas di sekitar pos penyekatan Kedungwaringin, Bekasi, Jawa Barat, untuk mencegah adanya penumpukan pemeriksaan. Pos penyekatan pun dibagi menjadi dua titik.

Kapolres Bekasi Kombes Hendra Gunawan menerangkan dua titik penyekatan itu dibagi untuk kendaraan roda dua dan roda empat. Untuk kendaraan roda dua, akan dilakukan penyekatan di Kedungwaringin, sementara roda empat dan kendaraan lainnya akan dilakukan penyekatan di sekitar Taman Kota Mareleng.

"Jadi nanti ada dua titik penyekatan ya, yang pertama titik penyekatan di saat ini kita berdiri di posko penyekatan Kedungwaringin, nanti kita sortir kendaraan bermotor roda dua di sini. Nanti kendaraan motor roda dua kita alihkan menggunakan lajur sebelah kanan, paling kanan sehingga nanti mudah disortir," kata Herman kepada wartawan di Kedungwaringin, Bekasi, Jawa Barat, Senin (10/5/2021).

"Kemudian roda empat kita akan lakukan penyortiran di sekat pertama sana, di jembatan, di taman, putaran Mareleng, nanti kita lakukan penyekatan roda empat," sambungnya.

Hendra mengatakan pihaknya memprediksi adanya lonjakan jumlah pemudik pada hari ini hingga besok. Untuk itu, dia berharap rekayasa lalu lintas ini dapat berjalan efektif dan efisien.

"Hari ini mungkin akan terjadi lonjakan yang cukup signifikan, juga besok ya juga, terjadi lonjakan signifikan. Oleh karena itu, kami membuat rekayasa lalu lintas yang efektif dan efisien," tuturnya.

Hendra menuturkan hingga saat ini, total ada 18.237 kendaraan yang diputar balik. Kendaraan itu terdiri dari sepeda motor, bus, bajaj, truk, hingga kendaraan pribadi.

"Kita bisa lihat di sana yang kita putar balik kurang-lebih 18.237 kendaraan yang sudah kita putar balik itu terdiri atas bus, mobil pribadi, motor, travel, bajaj, truk juga berbagai klasifikasi kendaraan, yang paling banyak kendaraan roda dua atau motor," katanya.

Diketahui, ratusan pemudik yang hendak menuju Karawang memblokade jalan karena tak terima dihalau polisi. Karena pemudik semakin menumpuk dan kemacetan panjang terjadi, polisi akhirnya membuka penyekatan.

Peristiwa ini terjadi pada Minggu (9/5) malam. Setelah penyekatan dibuka, mereka bersorak sorai. Klakson pun dibunyikan sebagai tanda mereka diperbolehkan melintasi penyekatan.

Pantauan detikcom, di Kedungwaringin, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (9/5) pada pukul 20.41 WIB, kemacetan mulai terjadi.

Jalan arteri ini penuh dengan para pemotor. Mereka yang tidak memiliki KTP Karawang terpaksa harus diputar balik oleh petugas.

"Silakan tunjukkan KTP Karawang, yang tidak akan kami putar balik," ucap petugas di lapangan.

Para pemotor yang tidak terima diputar balik ternyata mencoba membentuk barisan. Mereka memblokade jalan yang seharusnya menuju arah Bekasi. Kemacetan pun terjadi di dua arah, yakni arah Bekasi dan arah Karawang.

Pemudik juga serentak membunyikan klakson sebagai tanda perlawanan. Hingga akhirnya, mereka pun diperbolehkan melintas ke arah Karawang oleh pihak kepolisian.

Lihat juga Video: Sempat Diblokade Pemotor, Jalur Penyekatan Kedungwaringin Kembali Dijaga

[Gambas:Video 20detik]



(whn/knv)