Pernah Dapat Penghargaan dari Jokowi, Direktur di KPK Ini Tak Lolos Tes ASN

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Senin, 10 Mei 2021 15:34 WIB
Capim KPK Sujanarko, Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Sama Antar Komisi dan Instansi KPK
Direktur PJKAKI KPK Sujanarko (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Sebanyak 75 pegawai KPK tak lolos tes alih status aparatur sipil negara (ASN). Direktur Pembinaan Jaringan Kerja antar Komisi dan Instansi (PJKAKI) KPK Sujanarko salah satunya.

Mantan juru bicara (jubir) KPK Febri Diansyah pun menyayangkan masuknya nama Sujanarko dalam deretan pegawai KPK yang tidak lolos tes alih status menjadi ASN. Sebab, Sujanarko merupakan salah satu orang yang berprestasi.

"Namanya Sujanarko, Direktur PJKAKI KPK. Mengabdi di KPK sejak 2004," kata Febri melalui akun Twitter-nya, Senin (10/5/2021).

Febri mengungkapkan, pada 2015, Sujanarko mendapatkan penghargaan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia menjelaskan, Satyalancana Wira Karya merupakan penghargaan yang diberikan kepada warga negara Indonesia yang telah sangat berjasa dan berbakti kepada bangsa dan negara.

"Tahun 2015, Presiden @jokowi memberikan penghargaan Satyalancana Wira Karya sebagai tanda kehormatan karena dharma bakti yang besar pada nusa & bangsa," lanjutnya (ejaan telah disesuaikan).

"Sekarang namanya masuk list 75 yang tak lolos tes wawasan kebangsaan KPK," imbuh Febri.

Sebelumnya, beredar sejumlah nama dari 75 pegawai KPK yang disebut tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) dalam ujian alih status sebagai aparatur sipil negara (ASN). Nama-nama tersebut pun diamini penyidik KPK Novel Baswedan dan Direktur Sosialisasi dan Kampanye (Dirsoskam) Antikorupsi KPK Giri Suprapdiono yang juga tak lolos dalam tes itu.

"Ya saya tahu saya dapat info soal itu dan saya yakin itu benar," ucap Novel kepada detikcom, Kamis (6/5/2021) perihal daftar nama tersebut.

Berikut daftarnya:

1. Novel Baswedan (Kasatgas Penyidik)
2. Yudi Purnomo (Penyidik/Ketua Wadah Pegawai)
3. Giri Suprapdiono (Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi)
4. Sujanarko (Direktur Pembinaan Jaringan Kerja antar Komisi dan Instansi/Pjkaki)
5. Hery Muryanto (Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi)
6. Rasamala Aritonang (Kabag Hukum)
7. Harun Al Rasyid (Penyelidik/Wakil Ketua Wadah Pegawai)
8. Ambarita Damanik (Kasatgas Penyidik)
9. Budi Agung Nugroho (Kasatgas Penyidik)
10. Andre Nainggolan (Kasatgas Penyidik)
11. Budi Sukmo (Kasatgas Penyidik)
12. Aulia Posteria (Penyelidik)
13. Marc Falentino (Penyidik)
14. Praswad (Penyidik)
15. Andi Abdul Rahman Rahim (Fungsional Gratifikasi)
16. Tigor Simanjuntak (Fungsional Biro Hukum)
17. Samuel (Fungsional Biro SDM)
18. Rizka Anungdata (Kasatgas penyidik)
19. Tri Artiningsih Putri (Fungsional Humas)
20. Benedictus Siumlala (Fungsional di Deputi Peran Serta Masyarakat)
21. Afief Julian Miftah (Kasatgas Penyidik)
22. Hotman Tambunan (Kasatgas Diklat)
23. Yulia Fuada (Sekretaris Dewas)
24. Nanang Priyono (Kabad SDM)
25. Chandra Reksodiprodjo (Karo SDM)
26. Iguh Sipurba (Kasatgas Penyelidik)
27. Airin (Kabag Umum)
28. Arien (ULP Mantan Plh Korsespim)
29. Novariza (Fungsional Pjkaki)
30. Arba (Kabag Umum Mantan Pemeriksa Internal)
31. Riswin (Penyelidik)
32. Gita (Fungsional Pjkaki)
33. Faishal (Mantan Ketua Wadah Pegawai)
34. Anisa Ramadhani (Fungsional Jejaring Pendidikan)

Lihat juga Video: Abraham Samad Duga Ada Skenario di Balik Tes TWK KPK

[Gambas:Video 20detik]



(mae/dhn)