Kondisi Mudik Hari Ini di Bekasi, Karawang, hingga Yogya

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Senin, 10 Mei 2021 14:36 WIB
Sejumlah  pemudik motor melawan arah untuk menghindari posko penyekatan mudik di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (9/5/2021). ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/hp.
Penyekatan mudik di Bekasi (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah)
Jakarta -

Sejumlah warga masih melakukan mudik Lebaran ke beberapa daerah. Kondisi mudik hari ini terpantau di beberapa titik, dari Bekasi hingga Karawang.

Sebagaimana diketahui, guna menerapkan larangan mudik Lebaran 2021, polisi melakukan penyekatan di sejumlah titik. Namun, ada beberapa titik penyekatan oleh para pemudik. Berikut ini kondisi mudik hari ini di sejumlah daerah.

Bekasi

Pos penyekatan mudik di Kedungwaringin, Bekasi, yang berbatasan dengan wilayah Karawang, Jawa Barat, diterobos para pemudik bermotor. Polisi memperkirakan ada seribuan pemotor yang menerobos penyekatan mudik di lokasi tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan pihaknya sebetulnya telah meminta sebagian pemotor tersebut berputar balik. Namun, banyak di antara pemudik itu yang tidak mengikuti aturan petugas.

"Memang semalam sekitar pukul 11 ya (23.00 WIB) yang sempat viral di media sosial, adanya ribuan, sekitar seribu lebih pesepeda motor yang tanpa mengindahkan petugas yang melakukan penyekatan. Kemudian mereka berhasil menerobos untuk bisa melakukan mudik," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (10/5/2021).

Tindakan nekat pemudik itu disayangkan oleh petugas. Para pemudik itu disebut belum memiliki kesadaran perihal bahaya virus Corona.

Meski begitu, sebagai langkah antisipasi kondisi mudik hari ini, pihaknya akan mempertebal pengamanan di lokasi. Yusri menyebut penambahan personel dan pos penyekatan akan dilakukan di wilayah perbatasan Bekasi-Karawang.

"Kita akan tambah dari TNI-Polri kita sudah rapatkan kita akan tambah kekuatan. Tambah personel, tambah penyekatan. Jadi tiap masuk tiap 3 km nanti ada penyekatan atau per 5 km ada penyekatan, disekat-sekat sampai nanti kembali," ungkap Yusri.

Karawang

Sebuah video menunjukkan sejumlah pemotor di Karawang, Jawa Barat, diduga lolos penyekatan mudik viral di media sosial (medsos). Pihak kepolisian tengah mendalami persoalan tersebut.

Berdasarkan video tersebut, pos penyekatan itu diduga berada di Jalan Lingkar Tanjungpura, Karawang, Jawa Barat. Terlihat seperti dalam video banyak pemotor yang lolos dari penyekatan polisi. Pihak kepolisian tampak sempat berupaya untuk menghalau pemotor tersebut tapi tidak berhasil.

Kasie Humas Polres Karawang Ipda Budi buka suara terkait video viral tersebut. Dia mengatakan pihaknya masih mendalami soal video yang viral itu.

"Ya karena mungkin viralnya ini video, ini masih dalam tahap pendalaman dari pihak kita, kepolisian khususnya pihak Karawang, apakah benar seperti itu kejadiannya. Sehingga saat ini kita belum bisa memberikan keterangan apakah benar kejadian seperti itu atau tidak, gitu," kata Budi, saat ditemui di Polres Karawang, Sabtu (8/5/2021).

"Sementara masih pendalaman oleh pihak terkait yang di pospam masih bertanggung jawab itu siapa," tambahnya.

Budi mengatakan pihaknya akan memperketat pengamanan di pos penyekatan tersebut bila video itu benar terjadi. Pihaknya juga akan menambah pasokan anggota untuk mengantisipasi lolosnya para pemudik.

"Ya kalau memang ada kejadian seperti itu, kita antisipasi ke depannya perketat keamanan. Mungkin penambahan kekuatan dari anggota Polres yang masih ada digeser ke sana," ujar Budi.

Budi menjelaskan penyekatan di pos checkpoint bunderan kepuh ini sebetulnya dibagi dalam tiga shift selama 24 jam. Anggota yang terlibat yakni dari TNI, Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub).

Yogyakarta

Kondisi mudik hari ini di DIY, Polres Sleman melakukan penyekatan di dua pintu masuk utama Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) saat larangan mudik Lebaran 2021 berlaku 6 Mei lalu. Berdasarkan data Satlantas Polres Sleman, 2.005 kendaraan diputarbalik di Pos penyekatan mudik Prambanan dan dan 1.683 di Pos Tempel.

"Selama tanggal 6 Mei sampai kemarin malam, kami sudah melakukan pemeriksaan sekitar 3.807 kendaraan. Yang diputarbalikkan sudah 2.005 kendaraan selama 4 hari," kata Kepala Pos Pam Prambanan Iptu Haryanto saat ditemui di Pos Penyekatan Prambanan, Senin (10/5/2021).

Sejauh ini, Hariyanto menyebut masyarakat yang diputar balik di pos perbatasan sebelah timur DIY ini karena tidak melengkapi dokumen ataupun karena terindikasi mudik tidak banyak yang komplain.

"Masyarakat yang kita putar balik juga menyadari dan menerima. Satu dua komplain tapi tidak signifikan," jelasnya.

Selama penyekatan, pihaknya belum menemukan satu pun pemudik yang menumpang truk atau mobil boks. Hanya saja sebelum masa larangan mudik, di Pos Prambanan sempat menemukan 1 kendaraan travel gelap yang saat ini sudah diamankan.

"Belum pernah menemukan. Terutama yang pakai boks atau barang belum pernah. Ambulans juga tidak," sebutnya.

Sementara itu, berdasarkan data Satlantas Polres Sleman pada periode penyekatan tanggal 6 Mei hingga 9 Mei di Pos Penyekatan Tempel atau perbatasan sebelah barat telah diperiksa sebanyak 3.108 kendaraan. Meliputi kendaraan roda empat sebanyak 2.795 dan kendaraan roda dua sebanyak 313.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.683 kendaraan telah diputar balik. Rinciannya, 1.516 kendaraan roda empat dan 167 kendaraan roda dua.

(rdp/imk)