Eks Pimpinan FPI Aceh: Dulu Cekcok dengan Dandim-Kini Ajak Terobos Mudik

Agus Setyadi - detikNews
Senin, 10 Mei 2021 11:48 WIB
Eks Ketua FPI Aceh Wahidin
Eks Wakil Ketua FPI Aceh, Wahidin (Foto: Dok. Polisi)
Banda Aceh -

Eks Wakil Ketua FPI Aceh Wahidin ditetapkan sebagai tersangka gara-gara diduga membuat video ajakan melanggar larangan mudik Lebaran 2021. Sebelum kasus ini mencuat, Wahidin juga pernah viral gara-gara terlibat cekcok dengan Dandim 0101/BS Kolonel Abdul Razak Rangkuti.

Dirangkum detikcom, Senin (10/5/2021), cekcok antara Wahidin dan Dandim 0101/BS Kolonel Abdul Razak Rangkuti itu terjadi pada akhir 2020. Peristiwa itu terjadi di selasar Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh, Aceh.

Saat itu, sedang ada acara zikir dan doa bersama dengan tema 'Doa Bersama dari Serambi Makkah untuk Indonesia'. Komandan Unit Kodim 0101/BS, Kapten Sumastono, mengatakan Dandim meminta jemaah zikir menerapkan protokol kesehatan pencegahan virus Corona. Namun sebagian jemaah, termasuk Wahidin, menolak imbauan itu.

"Mereka, pertama, tidak ada izin untuk kegiatan itu; yang kedua, Dandim itu kan sudah 2 bulan lalu melakukan prokes di Masjid Baiturrahman sesuai petunjuk dari pimpinan," kata Sumastono saat dikonfirmasi, Minggu (3/1/2021).

Selain menolak prokes, kata Sumastono, Wahidin disebut mendoakan pemerintah, presiden, hingga TNI-Polri hancur. Hal itu membuat Dandim sedikit tersinggung sehingga menanyakan maksud doa tersebut.

Viral Cekcok Wakil Ketua FPI Aceh dengan Dandim 0101/BS (Foto: Tangkapan layar video viral)Viral Cekcok Wakil Ketua FPI Aceh dengan Dandim 0101/BS (Foto: Tangkapan layar video viral)

Insiden cekcok itu tidak berlangsung lama karena dilerai sejumlah jemaah lain. Menurut Sumastono, Wahidin beserta beberapa jemaah menolak penerapan protokol kesehatan.

"Jemaah lain tetap melanjutkan zikir di dalam masjid. Teungku Wahid ini bersikeras dengan pendapatnya akhirnya menunggu di luar," jelas Sumastono.

Terbaru, Wahidin ditangkap polisi. Dia ditangkap setelah video mengajak warga ramai-ramai menerobos penyekatan mudik viral. Polisi sudah menetapkan Wahidin sebagai tersangka dalam kasus ITE.

"(Sudah) tersangka dan ditahan," kata Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Margiyanta saat dikonfirmasi, Senin (10/5/2021).

Margiyanta menyebut Wahidin diduga membuat video itu karena tidak menyukai pemerintah. Dia menyebut Wahidin menganggap pemerintah dan dirinya tak sepaham.

"Tidak suka dengan pemerintah saja karena tidak sepaham aliran dengan yang bersangkutan," jelas Margiyanta.

Simak Video: Pria yang Ajak Terobos Penyekatan Mudik Eks Wakil Ketua FPI Aceh

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2