Jaksa Agung Gelar Pasar Murah Online Khusus Ojol di Jakarta

Karin Nur Secha - detikNews
Senin, 10 Mei 2021 10:30 WIB
Jaksa Agung ST Burhanuddin.
Jaksa Agung ST Burhanuddin. (Foto: Karin Nur Secha/detikcom)
Jakarta -

Kejagung mengadakan pasar murah khusus para driver ojek online (Ojol) yang adai di Jakarta. Pasar murah ini diadakan secara online.

"Dilakukan secara online juga penjualan dan pembayarannya nanti temen2 kita akan menyiapkannya. Dan ini adalah selain dalam rangka kita untuk rasa empati sesama tetapi ini juga dalam rangka bagaimana kita mengisi dan mendukung program pemerintah tentang jangan mudik," ujar Jaksa Agung ST Burhanuddin kepada wartawan di Pelataran Gedung Menara Kartika Adhyaksa, Jalan Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (10/5/2021).

Pasar murah yang diberi nama 'Pasar Gocap' ini akan menjual paket sembako yang berisi beras 5 liter, gula 1 kg, 1 pack teh, kopi 165 gram, mie instan 5 pcs, minyak goreng 1 liter dan sirop 1 botol. Harga paket sembako itu hanya Rp 50 ribu.

"Dalam rangka untuk persiapan juga hari raya dan dengan nilai itu Rp 135 ribu tetapi kita akan jual dan kita akan sampaikan kepada mereka hanya Rp 50 ribu," kata Burhanuddin.

Jaksa Agung ST Burhanuddin.Pasar murah online Kejagung. (Foto: Karin Nur Secha/detikcom)

Pembelian dan pembayaran paket sembako ini akan dilaksanakan secara online. Hal tersebut guna menghindari kerumunan dan penyebaran virus COVID-19 yang hingga saat ini belum mereda di Indonesia.

Untuk paket sembako yang dibagikan hari ini tersedia hingga 1.200 paket sembako. Nantinya, akan dibagikan di lima wilayah hukum Jakarta, yaitu Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat.

Pengambilan paket sembako juga dilakukan secara drive thru di enam titik yang berbeda. Lokasi tersebut ialah Kejaksaan Agung RI, Kejari Jakarta Barat, Kejari Jakarta Utara, Kejari Jakarta Timur, Kejari Jakarta Selatan dan Kejari Jakarta Pusat.

"Dan ini adalah selain dalam rangka kita untuk rasa empati sesama tetapi ini juga dalam rangka bagaimana kita mengisi dan mendukung program pemerintah tentang jangan mudik," ucap Burhanuddin.

"Dan sebenarnya keinginan kami adalah seluruh Indonesia tapi berhubung waktu kami tidak akan bisa menjangkau. Hari ini adalah khusus untuk daerah wilayah hukum DKI Jakarta. Semoga bermanfaat," lanjutnya.

(idn/idn)