Hal itu ditegaskan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto usai menggelar Salat Tarawih dan Silaturahim di Masjid Baiturrohman, Desa Caruban Kecamatan Adimulyo, Sabtu (8/5) malam. Hadir dalam kesempatan tersebut, Sekda Kebumen dan sejumlah OPD terkait serta Forkopimcam dan Pemerintah Desa setempat.
Bupati menjelaskan, ASN tidak boleh libur dan saat Salat Id nanti wajib mengenakan pakaian dinas seperti halnya TNI dan Polri, dimana setiap momen Idul Fitri mereka juga tetap bekerja melayani masyarakat. Hal itu dilakukan agar bisa lebih mudah berkomunikasi dengan masyarakat.
"Intinya Kepala OPD, Camat, Lurah tidak boleh libur dan harus tetap bisa memberikan palayanan kepada masyarakat seperti TNI dan Polri yang tidak Libur," tegasnya.
Terkait pemakaian seragam dinas, Arif menyampaikan tujuannya agar aparatur pemerintahan bisa melakukan pengecekan langsung PPKM Mikro pada pelaksanaan Salat Idul Fitri. Apakah berlangsung dengan baik, atau banyak terjadi pelanggaran protokol kesehatan.
Selain itu, Bupati meminta kepada seluruh masyarakat untuk tidak menyelenggarakan takbir keliling, melainkan hanya boleh dilaksanakan di masjid-masjid saja. Bahkan untuk menghindari kerumanan di malam Idul Fitri, Alun-alun Kebumen juga bakal ditutup.
"Malam lebaran Alun-alun akan kita tutup, jadi silahkan Takbir dilakukan di masjid-masjid saja, penuhilah masjid, perbanyak ibadah di Masjid, Insyaallah itu lebih baik," pungkasnya.
Lihat juga Video: ASN Pemkab Purwakarta yang Nekat Mudik Potong Tunjangan!
(ega/ega)











































