Menhub: Penumpang Bus Turun 90%, Pesawat 95% Hari Ke-3 Larangan Mudik

Rahmat Fathan - detikNews
Sabtu, 08 Mei 2021 12:14 WIB
Jakarta -

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, di hari ketiga pelaksanaan aturan larangan mudik Lebaran 2021. Dia menyebut jumlah penumpang di Terminal Pulogebang turun signifikan.

Budi menjelaskan peninjauan itu dia lakukan untuk memastikan peraturan pemerintah tentang pelarangan mudik berjalan dengan baik. Budi sebelumnya meninjau Stasiun Pasar Senen pagi tadi.

"Dari rapat pantauan yang kita lakukan bahwa proses daripada peniadaan mudik itu dijalankan dengan baik, baik di Pasar Senen maupun di Pulogebang," ujar Budi di Terminal Pulo Gebang, Jaktim, Sabtu (8/5/2021).

Dia mengatakan, hingga saat ini pemerintah juga masih memberlakukan pengecualian bagi orang-orang tertentu, seperti ibu hamil hingga perjalanan dinas kantor. Menurut dia, surat-surat keterangan bagi orang-orang yang mendapat pengecualian tersebut juga terdata dengan baik.

"Saya juga memberikan apresiasi kepada Dinas Perhubungan DKI yang secara detail melihat surat-suratnya. Tadi kita lihat suratnya, jadi mereka yang pergi karena tugas, karena sakit, atau tugas-tugas yang lain," ucap Budi.

Budi menjelaskan, dalam dua hari awal pelaksanaan pelarangan mudik kemarin, kepergian penumpang di Terminal Pulogebang menurun drastis. Dia menyebut setidaknya penurunan penumpang mencapai 90 persen.

"Dari pantauan kita beberapa hari ini, terutama dua hari terakhir, di Pulogebang itu penumpang hari pertama 11 orang dan hari kedua 40 orang. Berarti kepergian mereka kurang dari 90 persen menurunnya," kata dia.

Budi menambahkan, penurunan jumlah penumpang juga terjadi di moda transportasi lainnya. Seperti halnya di Bandara Soekarno-Hatta, yang mengalami penurunan penumpang hingga 95 persen.

"Saya tambahkan di sektor udara juga menurun lebih dari 95 persen. Di Soekarno-Hatta, di beberapa bandara turun 95 persen," tutur Budi.

Dia lantas mengapresiasi kesadaran masyarakat ihwal peniadaan mudik ini. Menurutnya, masyarakat telah mengerti bahwa pelarangan mudik yang dilakukan pemerintah untuk mencegah penularan virus corona.

"Sekali lagi saya apresiasi kepada masyarakat yang sudah mengerti. Kami ucapkan terimakasih dan apresiasi, semoga apa yang kita laksanakan ini memang bermanfaat dan mendapatkan pertolongan dari Allah SWT," pungkasnya.

(aud/aud)