detikcom Do Your Magic

Pemotor Putar Balik di Trotoar Jl Satrio yang Belum Terpasang Portal S

Afzal Nur Iman - detikNews
Jumat, 07 Mei 2021 17:08 WIB
Trotoar di depan Ciputra World 1 Kuningan, Jakarta Selatan.
Putar balik di trotoar depan Mal Ambassador, Jl Prof Dr Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan. (Afzal/detikcom)
Jakarta -

Portal S baru dipasang di satu akses trotoar Jl Prof Dr Satrio, Jakarta Selatan, tepatnya di depan Kuningan City. Akses trotoar lain sepanjang kolong jalan layang non-tol (JLNT) Casablanca masih digunakan putar balik sepeda motor.

Pantauan detikcom di lokasi tepatnya di depan Mal Ambassador pada Jumat (7/5/2021), pukul 16.30 WIB, terlihat masih ada pengendara motor dan ojek online yang parkir di atas trotoar tersebut. Trotoar tersebut juga terlihat masih digunakan kendaraan yang ingin putar balik.

Trotoar di depan Mal Ambassador memang cukup strategis digunakan untuk putar balik, terutama dari arah Jl HR Rasuna Said. Letaknya berada tepat sebelum tempat parkir Kuningan City. Jika pengendara dari Jl HR Rasuna Said akan lebih dekat jika putar balik di trotoar, terlebih ketika macet seperti sore hari ini.

Meski begitu, sebenarnya tempat putar balik sudah disediakan. Meski lebih jauh, hal tersebut lebih aman dan tidak mengganggu pejalan kaki.

Berbeda dengan trotoar di depan Kuningan City, akses masuk untuk motor sudah dihalangi dengan portal S. Akses menuju trotoar juga masih terhalang oleh garis kuning.

Tidak terlihat ada motor ataupun orang-orang yang biasa duduk-duduk di sana. Hanya ada beberapa pejalan kaki yang sesekali menyeberang jalan. Kebanyakan juga tidak melewati portal S tersebut, mereka lebih memilih melewati celah kecil disamping portal tersebut.

Sebanyak 12 portal S akan dipasang di tempat tersebut untuk menghalangi motor masuk trotoar. Rencananya pemasangan akan dilakukan secara bertahap. Hingga sore ini baru satu portal S yang terlihat telah terpasang.

"Jumat (7/5) malam nanti dipasang di 4 titik, Sabtu (8/5) malam besok dipasang di 6 titik. Total 12 titik. Semoga tidak ada kendala," kata Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho, Jumat (7/5).

(aik/aik)