Keluar-Masuk Kabupaten Bogor dengan Keperluan Mendesak Wajib Bawa SIKM

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Jumat, 07 Mei 2021 16:50 WIB
Ditlantas Polda Metro Jaya perketat pemeriksaan SIKM Jakarta bagi pemudik yang hendak kembali ke Ibu Kota. Pemeriksaan itu salah satunya dilakukan di perbatasan
Foto: Ilustrasi pengecekan SIKM (Grandyos Zafna/detikcom)

Lebih lanjut, Irwan menjelaskan warga yang datang ke Kabupaten Bogor untuk pergi ke tempat wisata masih diperbolehkan. Untuk yang datang dengan tujuan menginap di hotel, juga masih diperbolehkan.

Sementara untuk warga yang hanya ingin berkunjung ke rumah keluarganya, Irwan mengatakan tidak diperkenankan.

"Kalau wisata iya diperbolehkan. Kemudian juga hotel masih bisa buka, dia bukan mudik. Misalnya menginap di hotel, itu masih dimungkinkan, dengan syarat dia membawa hasil swab antigen dan sertifikat vaksin," terangnya.

"Nah ini, kalau mengikuti arahan dari gubernur, itu nggak boleh juga, baik (mudik) lokal, aglomerasi tidak boleh, itu arahan gubernur. Misalnya saya tinggal di Bekasi, (mau mengunjungi) orang tua di Bogor, itu juga arahan gubernur dilarang," kata Irwan.

Sebelumnya, pemerintah mengumumkan mudik lokal di kawasan aglomerasi dilarang. Kegiatan non-mudik di kawasan tersebut tetap beroperasi tanpa penyekatan.

"Namun kegiatan selain mudik di suatu wilayah kabupaten/kota atau aglomerasi, khususnya di sektor-sektor esensial, akan tetap beroperasi tanpa penyekatan apa pun, demi melancarkan kegiatan sosial-ekonomi daerah," ujar juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito dalam keterangan pers, Kamis (6/5).

Wiku meminta masyarakat memahami kebijakan pelarangan mudik yang telah disosialisasikan sebelumnya. Secara tegas, lanjut Wiku, pemerintah melarang kegiatan mudik Lebaran, apa pun bentuknya, baik lintas provinsi maupun dalam satu wilayah kabupaten/kota aglomerasi.

"Tujuannya mencegah secara maksimal terjadinya interaksi fisik yang menjadi cara virus bertransmisi dari satu orang ke orang lainnya," paparnya.


(sab/zak)