PKS Bela Gubsu yang Diprotes Bobby: Gubernur Lebih Tinggi dari Walkot

Datuk Haris Molana - detikNews
Jumat, 07 Mei 2021 12:59 WIB
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi (Ahmad Arfah-detikcom)
Foto: Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi (peci hitam-kemeja putih)/(Ahmad Arfah-detikcom)
Medan -

PKS membela Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi yang diprotes Wali Kota Medan Bobby Nasution soal lokasi karantina WNI baru pulang dari luar negeri. Wakil Ketua DPRD Medan dari Fraksi PKS, Rajuddin Sagala, mengatakan posisi gubernur lebih tinggi dari wali kota.

"Kalau secara jabatan gubernur lebih tinggi dibanding wali kota. Jadi kalau dia memang ada sesuatu yang perlu dia berikan pelayanan terbaik ya kenapa tidak menyampaikan ke Gugus Tugas Provinsi, 'kira-kira apa yg perlu kami lakukan supaya penanganan COVID di Medan ini mereda bahkan bisa hilang. Silakan Saling berkomunikasi jangan saling menyalahkan," kata Rajuddin, Jumat (7/5/2021).

Dia mengatakan Edy dan Bobby harusnya berkoordinasi dengan baik untuk memberi pelayanan kepada warga. Dia juga menilai wajar saja tempat karantina para WNI yang baru pulang dari luar negeri ditempatkan di Medan.

"Mereka itu manusia yang layak hidup di Kota Medan, bisa jadi mereka itu dari luar negeri pulang ke kotanya ke Medan, ke Sumut karena mereka rindu keluarga. Diberikanlah pelayanan kesehatan yang baik, kalau memang mereka itu perlu dikarantina, dikarantina di tempat yang pantas dan bagus sehingga mereka itu diperhatikan apalagi mereka itu membawa hasil dari luar negeri. Itu juga menambah kesejahteraan buat keluarganya yang ditemui di Sumut atau di Medan," ucapnya.

Rajuddin berharap tak ada perdebatan lebih lanjut antara Edy dan Bobby. Dia berharap keduanya fokus bekerja.

Dia juga membela Edy yang dituding kekanak-kanakan oleh PDIP. PKS sendiri diketahui merupakan salah satu partai yang mengusung Edy saat Pilkada Sumut, sementara PDIP merupakan pengusung rival Edy.

"Ya bagaimana pun gubernur itu kan lebih tinggi dari wali kota. Tentu kalau ada yang kurang terhubung, ya selayaknya bupati atau walkot menanyakan kepada atasannya. Yaitu salah satunya gubernur. 'Kira-kira, apa yang perlu kami ikut terlibat untuk penanganan COVID itu kan'," tuturnya.

"Apalagi sudah ada SOP-nya dari Gugus Tugas, baik dari Gugus Tugas Nasional, kabupaten/kota sampai ke tingkat kecamatan maupun kelurahan," sambung Rajuddin.

Rajuddin menyarankan Edy dan Bobby bertemu. Dia menekankan perlunya kerja sama antara Edy dan Bobby agar penanganan wabah segera berakhir.

"Jadi perlulah mereka duduk bersama, Gubsu dengan Wali Kota, bisa dengan utusannya, apa kira-kira perlu disiapkan untuk penanganan wabah ini supaya segera berakhir dan masyarakat tidak bertambah menjadi korban. Yang sudah dikarantina dikasih pelayanan yang baik, saya kira itu paling penting. Kalau debat ini yg ditonjolkan saya kira nanti jadi polemik yang kurang bagus di masyarakat," tutur Rajuddin.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2