Round-Up

Makin Panjang Perseteruan Gubsu Edy Vs Walkot Bobby

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 07 Mei 2021 03:40 WIB
Gubsu Edy Rahmayadi bertemu Walkot Medan terpilih Bobby Nasution (Foto: dok. Diskominfo Sumut)
Foto: Gubsu Edy Rahmayadi dan Walkot Medan Bobby Nasution (Foto: dok. Diskominfo Sumut)
Jakarta -

Perseteruan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi dan Wali Kota Medan Bobby Nasution semakin panjang. Setelah Kesawan City Walk, kali ini keduanya berseteru soal karantina WNI yang baru tiba dari luar negeri.

Perseteruan bermula saat Bobby menyampaikan protes kepada Edy. Menurut Bobby, penentuan lokasi karantina WNI di Medan tanpa berkoordinasi dengan dirinya.

Bobby menyebut lokasi karantina WNI itu tersebar di lima hotel dan beberapa kantor milik Pemprov Sumut yang ada di Medan. Dia menilai harusnya Pemprov Sumut memberi tahu Pemko Medan soal lokasi karantina itu.

"Ini karantina adanya di Medan dibuat. Memang WNA (warga negara asing) di Deli Serdang dekat bandara, untuk di Medan ada beberapa hotel dan beberapa kantor dinas lah kita bilang milik provinsi bukan Kota Medan. Karena ini wilayahnya provinsi, tapi kami meminta agar Kota Medan diberi informasi lebih lanjut," kata Bobby kepada wartawan, Rabu (5/5/2021).

Bobby ingin Pemko Medan dilibatkan dalam proses karantina WNI itu. Bobby siap mengerahkan personel untuk mengawasi WNI yang sedang dikarantina.

"Karena seperti keluar hotel, begitu ada keluarganya yang datang. Sementara pasukan di sana tidak paham, harusnya Kota Medan diinformasikan agar penambahan pasukan di sana apakah dari BPBD kita, Satpol PP kita, itu bisa membantu Provinsi Sumut menambah personel, hotelnya sampai hari ini ada lima hotel," sebut Bobby.

Bobby mulanya mengaku tak tahu hotel dan kantor dinas mana saja yang dijadikan lokasi karantina. Dia meminta lokasi tersebut diinformasikan agar masyarakat bisa waspada, terutama yang menginap di hotel.

"Masyarakat harus tahu. Agar apa, agar masyarakat yang menginap di situ terinformasikan, jangan pula dibilang sahur sama-sama berkumpul di situ. Tapi, saya tanya kemarin ke provinsi kita ajukan protokol kesehatan sangat ketat sama provinsi," ujarnya.

Edy lantas merespons pernyataan Bobby. Edy geram karena Bobby mengaku tidak tahu lokasi karantina WNI dari luar negeri yang tiba di Sumut.

"Ada lagi yang teriak-teriak di medsos atau di apa itu, wali kota tidak tahu. Loh, emang Tuhan Maha Tahu, tapi kalau orang satu-satu minta diberi tahu tambah mundur dia. Hai manusia, bertakwalah kamu, kata Tuhan. Tapi tak satu per satu juga, kau harus tahu, kau harus tahu," kata Edy.

Pernyataan itu disampaikan Edy saat membuka rapat koordinasi penanganan virus Corona di Sumut di rumah dinas Gubsu, Medan, Kamis (6/5/2021). Plt Kepala Dinas Kesehatan Medan Syamsul Nasution hadir pada rapat itu.

Simak juga video 'Berapa Lama Idealnya Masa Karantina untuk Pelaku Perjalanan?':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2 3