Jual Surat Antigen Palsu ke Sopir Truk, Oknum Nakes di Kalteng Diciduk

Audrey Santoso - detikNews
Kamis, 06 Mei 2021 15:32 WIB
Oknum nakes dan barang bukti kasus surat hasil rapid antigen palsu
Barang bukti kasus surat hasil rapid antigen palsu. (Dok. Polda Kalteng)
Palangka Raya -

Oknum tenaga kesehatan (nakes) tertangkap saat menjual surat rapid test antigen palsu dengan hasil negatif COVID-19. Surat-surat itu dijual ke para sopir truk agar lolos pemeriksaan di pos penyekatan pemudik di Jalan Trans Kalimantan Km 12,5, Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng).

"Satuan Reskrim Polres Kapuas pada Rabu, 5 Mei 2021, sekira jam 23.30 WIB, mengamankan pelaku dugaan tindak pidana pemalsuan surat keterangan pemeriksaan kesehatan rapid test antigen, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 263 atau Pasal 268 KUHPidana," kata Kapolda Kalteng Irjen Dedi Prasetyo kepada detikcom, Kamis (6/5/2021).

Pengungkapan kasus ini, jelas Dedi, berawal dari informasi masyarakat terkait adanya pihak yang bisa membuatkan surat keterangan pemeriksaan kesehatan rapid antigen dengan hasil negatif. Oknum nakes berinisial MR alias Sehan (30) itu mendatangi warung-warung tempat para sopir truk beristirahat.

"(Ditangkap di) halaman warung Ketupat Kandangan, pinggir jalan Trans Kalimantan Km 12, Desa Anjir Serapat Timur, Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas," ucap Dedi.

Sementara itu, Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti menyampaikan surat rapid antigen palsu itu dijual seharga Rp 220 ribu oleh MR alias Sehan. Polisi mendapati surat tersebut ditandatangani seorang dokter di klinik di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).

"Setelah dikonfirmasi (ke dokter tersebut), tidak benar adanya. Surat tersebut dibuat dan ditandatangani sendiri oleh pelaku tanpa seizin dokter itu," jelas Manang.

Manang menyebut MR alias Sehan baru dua hari berjualan surat hasil rapid antigen palsu, "Baru dua hari sejak diberlakukan pengetatan di pos perbatasan."

Polisi menyita sejumlah barang bukti dalam kasus ini di antaranya uang tunai Rp 1.750.000 dan 1 unit minibus dengan nomor polisi DA-1373-CP. Polisi sempat mengamankan seorang perawat lain dan pengemudi ojek online (ojol) namun keduanya masih berstatus saksi dan diperiksa.

Oknum nakes dan barang bukti kasus surat hasil rapid antigen palsuOknum nakes yang menjual surat hasil rapid antigen palsu. (Dok. Polda Kalteng)

Lihat juga Video: 2 Pemalsu Surat Antigen di Cianjur Diciduk, Ada Honorer Dinkes

[Gambas:Video 20detik]



(aud/jbr)