400 Mobil Mau ke Palembang Diputar Balik, 2 WN Rusia Ikut Terjaring

Prima Syahbana - detikNews
Kamis, 06 Mei 2021 14:52 WIB
Sekitar 500 kendaraan sudah diputar balik aparat karena tidak dilengkapi dengan surat-surat bukti rapid test antigen dan berdomisili di luar daerah Palembang. (Prima S/detikcom)
Sekitar 500 kendaraan sudah diputar balik aparat karena tidak dilengkapi dengan surat-surat bukti rapid test antigen dan berdomisili di luar daerah Palembang. (Prima S/detikcom)
Palembang -

Ratusan kendaraan diputar balik aparat karena tidak dilengkapi surat-surat bukti rapid test antigen dan berdomisili di luar daerah Palembang. Dua warga negara asing (WNA) pun tak luput dalam pemeriksaan tersebut.

Pantauan detikcom, Kamis (6/5/2021), terlihat ratusan kendaraan roda empat berasal dari arah Ogan Ilir hendak Palembang diputar balik di Jalan Lintas Sumatera Palembang-Indralaya karena tidak memiliki dokumen sebagai syarat untuk melintas.

Penyekatan di Kertapati, Palembang, itu sudah dimulai sejak pukul 00.00 WIB dini hari tadi. Ada banyak kendaraan roda empat yang berputar balik karena tidak memiliki dokumen sebagai syarat diperbolehkan melintas.

"Penyekatan yang kita mulai dari dini hari tadi yang kita lakukan sesuai dengan standar SOP dan kita fokuskan bagi pengendara yang tidak memiliki dokumen seperti surat izin melintas dan surat rapid test atau antigen," kata Kapolsek Kertapati Palembang, AKP Irwan Sidik, ketika ditemui detikcom di lokasi penyekatan.

Sekitar 500 kendaraan sudah diputar balik aparat karena tidak dilengkapi dengan surat-surat bukti rapid test antigen dan berdomisili di luar daerah Palembang. (Prima S/detikcom)Polisi mengecek kelengkapan surat keterangan kesehatan sebagai syarat perjalanan. (Prima S/detikcom)

Selain penindakan terhadap pengendara roda empat, kata dia, pihaknya menerapkannya kepada pengemudi motor yang tidak memiliki dokumen. Setidaknya, hingga siang ini ada 500 kendaraan yang diputar balik.

"Ada sekitar 400 mobil dan 100 unit sepeda motor yang tidak memiliki dokumen sehingga kita meminta mereka untuk memutar balik ke daerah asal mereka," imbuhnya

Dia menuturkan kendaraan yang terjaring di pos penyekatan berasal dari kabupaten/kota yang ada di Sumsel, tapi bukan dari Palembang.

"Mereka bukan dari Palembang dan tidak memiliki izin sehingga kita menyuruh mereka memutar balik ke daerah asalnya," ujarnya.

Sementara itu, dalam penyekatan tersebut, sepasang WNA tidak luput dari pos penyekatan dan pemeriksaan.

"Ada dua orang WNA asal Rusia yang rapid test-nya sudah tidak berlaku sehingga dilakukan rapid test antigen ulang dan hasilnya negatif, sedangkan untuk dokumen pendukung mereka sudah lengkap untuk melintasi wilayah Palembang. Keduanya dari Bali hendak ke Mentawai dengan menumpang satu unit minibus," jelasnya.

Sekitar 500 kendaraan sudah diputar balik aparat karena tidak dilengkapi dengan surat-surat bukti rapid test antigen dan berdomisili di luar daerah Palembang. (Prima S/detikcom)Dua WN Rusia sempat terjaring karena surat rapid test sudah tak berlaku. (Prima S/detikcom)

"Kita memastikan bagi warga yang melintasi wilayah Palembang akan diperiksa dan bila memenuhi persyaratan akan dibolehkan lewat dan jika tidak mereka kita suruh putar balik," tutupnya.

Sementara itu, Heru, warga Palembang yang kebetulan usai mengambil barang dari Indralaya Ogan Ilir, mengatakan ia tidak kaget adanya pemeriksaan. Dia sudah mempersiapkan berkas persyaratan agar boleh melintas.

"Saya tidak kaget karena kan sudah lama diberitakan kalau hari ini penyekatan sudah dimulai. Makanya saya sudah siapkan keterangan antigen dan surat tugas dari kantor hingga kelengkapan kendaraan," jelas Heru.

Tonton juga Video: Mobil Travel Gelap Masuk Surabaya Bakal Disita, Penumpang Dikarantina

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/jbr)