Ngaku Diperalat, Gubernur Nabire OPM-17 Anggota Ikrar Kembali ke NKRI

Audrey Santoso - detikNews
Rabu, 05 Mei 2021 15:20 WIB
Sebanyak 17 orang anggota OPM Negara Republik Federal Papua Barat (NRFPB) menyatakan kembali ke pangkuan NKRI. (Dok Satgas Nemangkawi)
Sebanyak 17 orang anggota OPM Negara Republik Federal Papua Barat (NRFPB) menyatakan kembali ke pangkuan NKRI. (Foto: dok. Satgas Nemangkawi)
Jakarta -

Sebanyak 17 orang anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) Negara Republik Federal Papua Barat (NRFPB) menyatakan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Prosesi ikrar kembali ke NKRI ini difasilitasi Polres Nabire.

Kasatgas Humas Nemangkawi Kombes M Iqbal Alqudussy mengatakan salah satu anggota OPM NRFPB ini ialah Alex Hamberi, yang punya jabatan setingkat gubernur di Nabire.

"Menurut yang bersangkutan, Alex Hamberi, bahwa dirinya ditunjuk sebagai gubernur wilayah Nabire, yang namanya Provinsi Meepago," kata Kombes Iqbal dalam keterangannya, Rabu (5/5/2021).

Prosesi kembali ke NKRI itu digelar pada Selasa (4/5) pukul 19.30 WIT di Para-para Adat Kampung Sima, Distrik Yaur, Kabupaten Nabire. Dalam acara tersebut hadir Kepala Suku Sarakwari Yerisiam, Agus Rumaterai; Kepala Suku Besar Yerisiam, Ayub Kowoy; Kepala Kampung Sima, Daniel Inggeruhi; tokoh agama Pendeta Yohanes Rarawi; dan warga sekitar.

Dalam acara tersebut, Kasat Intelkam Polres Nabire AKP Made Sudarma mengatakan pihaknya sempat mengundang Alex Hamberi dan istri ke Polres Nabire untuk dimintai keterangan soal status keanggotaannya di organisasi NRFPB, yang merupakan organisasi yang bertentangan dengan NKRI karena menganut pemahaman menuju ke Papua merdeka.

"(Berdasarkan pemeriksaan) dapat kami simpulkan bahwa saudara kita ini tidak tahu-menahu terkait status keanggotaannya di NRFPB, hanya diperalat oleh kelompok/organisasi yang bertentangan dengan NKRI," kata dia.

Pihak kepala suku meminta tak ada warga yang membuat masalah sehingga membuat warga secara umum menanggung risiko. Tokoh adat juga meminta agar warga terus berkomunikasi kepada-kepala suku dan pemerintah bila menghadapi masalah serupa.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan dan penandatanganan pernyataan sikap oleh Alex Hamberi (Gubernur Nabire NRFPB) bersama 16 orang simpatisan sambil membentangkan bendera Merah Putih. Setelah itu simpatisan NRFPB dan warga Kampung Sima berjabat tangan.

Kombes Iqbal mengatakan aparat melakukan pendekatan kepada kelompok NRFPB yang berada di Kampung Sima sehingga mereka kembali tanpa paksaan. Selain 17 orang yang telah menyatakan diri kembali ke NKRI, ada 5 orang simpatisan NRFPB lain yang akan menandatangani pernyataan sikap di Polres Nabire.

"Satgas-i Unit Nabire-Paniai akan terus melakukan monitoring terhadap Saudara Alex Hamberi (Gubernur NRFPB Wilayah Meepago) dan simpatisannya yang ada di Kampung Sima pascapenyerahan diri kembali ke NKRI," kata dia.

Simak video 'Mahfud Md: 92 Persen Rakyat Papua Pro-Republik Indonesia':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/idh)