Pemprov DKI Siapkan Kajian Penjualan Saham Bir, Wagub: Pembelinya Antre

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 18 Mar 2021 14:18 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta terus berkomunikasi dengan DPRD demi melepas saham Anker bir PT Delta Djakarta Tbk (DLTA). Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebutkan banyak pihak yang berminat membeli saham bir milik Pemprov tersebut.

"Kami percaya pimpinan DPRD, pimpinan komisi, anggota, seluruhnya akan membahasnya bersama-sama dan mencarikan solusi yang terbaik terkait PT Delta yang memang sudah menjadi visi-misi daripada Anies-Sandi ketika itu akan menjual saham PT Delta. Dan banyak sebetulnya yang mengantre, banyak sebetulnya yang mengantre ingin beli," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (18/3/2021).

Namun Riza tidak memerinci lebih lanjut siapa pihak yang mengantre membeli saham produsen bir Anker tersebut. Yang jelas, Pemprov DKI Jakarta masih menunggu persetujuan dari DPRD.

"Jadi kami serahkan kebijaksanaan kepada pimpinan, anggota DPRD yang saya kira sangat mengerti dan bijaksana bagaimana mencari solusi terkait masalah saham PT Delta," ujarnya.

Saat ini Pemprov DKI tengah melengkapi kajian soal penjualan saham bir Anker sesuai permintaan pimpinan DPRD. Selanjutnya mereka akan duduk bersama.

"Kami dan Pak Gubernur rapat internal dan kami sudah meneruskan ke DPRD. Kita tunggu DPRD sudah menyampaikan, minta kajian. Kajiannya sedang disiapkan, segera akan disampaikan. Nanti akan didiskusikan," jelasnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI menegaskan tak akan mengambil hak diskresi demi melepas saham bir Anker PT Delta Djakarta Tbk (DLTA). Pemprov DKI tetap mengupayakan duduk bersama DPRD untuk pembahasan lebih lanjut.

"Kita tidak pernah membicarakan, semua keputusan yang menjadi kewenangan eksekutif dan legislatif selalu kita jalankan, diambil bersama eksekutif-legislatif. Kita tidak pernah mengambil diskresi-diskresi di luar yang tidak lazim," kata Riza pada Rabu (17/3/2021).

Sejauh ini, Pemprov DKI telah empat kali bersurat ke DPRD terkait penjualan saham bir di PT Delta Djakarta Tbk (DLTA). Surat terakhir dikirimkan pada 4 Maret 2021.

Pemprov DKI Jakarta masih menggenggam 26,25 persen saham di perusahaan tersebut. Posisi kepemilikan saham lainnya diisi oleh San Miguel Malaysia 58,33 persen dan sisanya milik masyarakat luas.

(idn/idn)