Viral Preman Berkedok Ormas Peras Warga Lagi Bangun Rumah di Medan

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 05 Mei 2021 14:18 WIB
Screenshot video viral pria peras warga lagi bangun rumah di Medan
Foto: Screenshot video viral pria peras warga lagi bangun rumah di Medan
Medan -

Seorang pria mengaku dari salah satu ormas viral gara-gara memeras warga yang sedang membangun rumah di Medan. Pria tersebut kemudian ditangkap polisi.

Dilihat detikcom, Rabu (5/5/2021), video berdurasi 5 menit 33 detik itu menunjukkan pria mengenakan kemeja dan topi hitam berbicara dengan nada keras. Pria tersebut terlihat bicara dengan seorang pria dan wanita.

"Abang bilang abang dari SPSI, minta uang. Saya bilang, bahwasanya ada kerja, ada uang. Gitu, kan?" ucap pria yang merekam video.

"Oke, nanti semua kami yang ngerjain ini. Deal? Kami bawa semua orang SPSI kami yang kerja, kami disuruh kerja, kan? Cocok?" ujar pria berkemeja hitam itu.

Pria yang merupakan pemilik rumah kemudian menjelaskan butuh dua orang tukang batu. Dia meminta, kalau memang ada tukang batu, silakan menjumpainya untuk diberi pekerjaan.

Pria berkemeja hitam itu mengaku pihaknya punya tukang yang dimaksud. Pria itu kemudian menyebut orang yang sedang bekerja di rumah itu tak berhak bekerja karena wilayah itu 'milik' ormas mereka.

"Orang ini nggak berhak kerja di sini. Kami lebih berhak, kami orang SPSI di sini. Itu ada pasalnya, laporkan, ini direkam kan. Kami yang berhak di sini kerja. Ada hak kami," ucap pria berkemeja hitam itu.

"Apa kami harus terima kalian semua?" ucap wanita pemilik rumah.

"Kami lebih berhak lagi kerja di wilayah ini. Dan orang ini kalau di wilayahnya sana lebih berhak orang ini. Misal kami kerja di sana, masuk orang SPSI kami ngerti kasih uang rokok orang itu," tutur si pria berkemeja hitam.

Pria pemilik rumah kemudian menjelaskan hanya butuh dua tukang, sementara si pria berkemeja hitam ngotot meminta delapan orang dari pihaknya dipekerjakan. Perdebatan terus berlangsung dan si pria berbaju hitam ngotot minta dirinya dan teman-temannya dipekerjakan.

Setelah videonya itu beredar, polisi melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan, lokasi kejadian itu berada di Jalan Bilal, Gang Taher, Kelurahan Pulo Brayan Darat I, Medan Timur. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (4/5).

"Hasil penyelidikan, lokasi yang ada di video itu berada di Jalan Bilal Gang Taher Kelurahan Pulo Brayan Darat I Kecamatan Medan Timur," kata Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin.

Polisi kemudian mengejar pria itu. Pria itu bernama Khalid Ramanda (33), warga Pulo Brayan, Medan Barat.

"Setelah mengetahui identitas pria itu, kita langsung melakukan pengejaran," sebut Arifin.

Petugas lalu mendapati informasi dia berada di sebuah warung internet di Pulo Brayan Darat I. Polisi kemudian melakukan penangkapan.

"Petugas langsung amankan pria itu. Kemudian dia diboyong ke Polsek untuk menjalani pemeriksaan," ujarnya.

Simak juga 'Preman Kampung Pukul-Bacok Pemobil di Garut Diciduk':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/haf)