Analisis BMKG soal Gempa M 5,2 di Maluku Utara

Isal Mawardi - detikNews
Rabu, 05 Mei 2021 11:24 WIB
Ilustrasi gempa
Ilustrasi (AFP)
Halmahera Barat -

Gempa bermagnitudo (M) 5,7 terjadi di Halmahera Barat, Maluku Utara. BMKG melakukan pemutakhiran data kekuatan gempa tersebut menjadi 5,2.

"Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempa bumi ini berkekuatan M=5,7 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=5,2," ujar Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, dalam keterangannya, Rabu (5/5/2021).

Selain itu, BMKG melakukan pembaruan data terkait koordinat gempa, yakni 1,59 lintang utara dan 127,21 bujur timur.

"Tepatnya (gempa) berlokasi di laut pada jarak 64 km arah barat laut Kota Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, pada kedalaman 130 km," jelas Daryono.

Daryono mengatakan gempa di Maluku Utara tersebut merupakan jenis gempa bumi menengah. Gempa terjadi karena aktivitas subduksi lempeng laut Maluku.

"(Gempa) akibat adanya subduksi Lempeng Laut Maluku. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," imbuh Daryono.

Gempa dirasakan hingga Bitung, Manado, dengan skala MMI II, yang berarti getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Serta dirasakan juga hingga Ternate, Malibagu, dan Sanana dengan skala MMI III, getaran dirasakan nyata dalam rumah.

Belum diketahui dampak kerusakan akibat gempa ini. Gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

"Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan," jelasnya

Lihat juga Video: BMKG Ungkap Potensi Bencana di Indonesia Terus Meningkat

[Gambas:Video 20detik]

(isa/imk)