Doni Desak Warga Tak Mudik: Lebih Baik Cerewet daripada Korban Berderet-deret

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 05 Mei 2021 10:23 WIB

Berdasarkan data satu tahun terakhir, Doni menekankan bahwa senantiasa terjadi lonjakan kasus setiap libur panjang. Kasus kematian, lanjutnya, juga terjadi peningkatan yang signifikan.

"Keputusan pemerintah untuk melarang mudik ini bukan hanya tepat, tapi sangat tepat berkaca pada perjalan kita sudah setahun lebih menghadapi Covid pasti akan diikuti dengan kenaikan kasus aktif dan juga akan diikuti dengan bertambahnya angka kematian," tutur Doni.

"Mulai dari Lebaran Idul Fitri tahun lalu, liburan Agustus, kemudian sampai dengan Natal dan tahun baru. Variasi angkanya antara 46 persen untuk angka kematian sampai dengan 75 persen," lanjutnya.

Lonjakan kasus itu berimbas pada ketersediaan ruang perawatan. Doni menyebut pada lonjakan kasus di Januari lalu, ada provinsi yang harus membawa pasien ke daerah lain.

"Demikian juga untuk kasus aktifnya dari posisi sekitar 70-an persen sampai dengan 119 persen. Jadi sangat tinggi sekali. Setiap habis libur panjang diikuti dengan kenaikan kasus aktif, bertambahnya jumlah pasien di rumah sakit, ruang perawatan ICU, isolasi lebih dari 80 persen. Bahkan pada periode Januari awal tahun beberapa provinsi mencapai lebih dari 100 persen sehingga pasien harus dibawa ke luar provinsi," tegasnya.

Halaman

(lir/fjp)