Stasiun Tanah Abang Kembali Dibuka, Antrean Penumpang Masuk Sempat Mengular

Farih Maulana Sidik - detikNews
Selasa, 04 Mei 2021 19:30 WIB
Jakarta -

Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, kembali dibuka kegiatan operasionalnya pada pukul 19.00 WIB. Antrean penumpang KRL sempat terjadi saat hendak memasuki stasiun meski tidak lama.

Pantauan detikcom di lokasi, Selasa (4/5/2021) sekitar pukul 18.25 WIB, petugas stasiun telah menyiapkan jalur untuk antrean calon penumpang. Sontak para calon penumpang ramai-ramai mengantre di depan pintu masuk stasiun bagian utara.

Antrean warga semakin panjang menjelang dibukanya stasiun. Antrean itu mencapai puluhan meter dari depan pintu masuk stasiun.

Suasana Stasiun Tanah Abang Selasa (4/5) sore.Penumpang KRL di Stasiun Tanah Abang Selasa (4/5) sore. (Farih/detikcom)

Mereka tampak mengantre dengan tertib. Petugas keamanan stasiun pun mengatur secara bergantian para calon penumpang masuk ke area stasiun.

"Dimohon kerja samanya, tidak terburu-buri atau berlari-lari. Akan masuk secara bertahap dan bergantian untuk menghindari kontak dengan sesama penumpang," imbau petugas stasiun melalui pengeras suara.

"Tetap jaga jarak. Anda tertib jaga jarak, terhindar dari penyakit," imbuhnya.

Namun, per pukul 19.21 WIB, antrean sudah tidak lagi terlihat. Penumpang KRL bisa masuk ke peron tanpa antrean.

Seperti diketahui, Stasiun Tanah Abang mulai hari ini tidak akan menaikkan dan menurunkan penumpang mulai pukul 15.00 WIB hingga 19.00 WIB. Kebijakan tersebut merupakan imbas kerumunan di Pasar Tanah Abang dua hari lalu.

"Mulai hari Senin, 3 Mei 2021, Stasiun Tanah Abang tidak melayani pengguna keluar-masuk stasiun pada pukul 15.00-19.00 WIB," kata Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo melalui pesan singkat, Minggu (2/5).

Syafrin menjabarkan pelayanan penumpang dari arah Rangkasbitung, Parung Panjang, hingga Serpong hanya sampai Stasiun Palmerah. Kemudian untuk penumpang dari arah Bogor, Depok, Nambo-Angke, hingga Jatinegara PP tidak akan melayani naik-turun penumpang dari Stasiun Tanah Abang.

"Pengguna diwajibkan naik turun dari Stasiun Karet, Duri, atau Angke," lanjut Syafrin.

(fas/eva)