Bus Gratis untuk Alihkan Penumpang KRL dari Tanah Abang Juga Penuh

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Selasa, 04 Mei 2021 14:51 WIB
Warga mengantre di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Senin (3/5/2021). Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyediakan layanan bus TransJakarta gratis bagi para penumpang yang tidak bisa naik KRL dari Stasiun Tanah Abang.
Warga mengantre di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Senin (3/5/2021). (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Syafrin Liputo mengakui terjadi kepadatan penumpang di bus TransJakarta gratis imbas jam tutup Stasiun Tanah Abang di sore hari. Syafrin menyebut hal itu terjadi karena penumpang saling berebut mendapatkan bus yang lebih cepat datang.

"Iya padat bukan karena mereka, tapi mereka tidak sabar nunggu bus berikutnya," kata Syafrin kepada wartawan di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (4/5/2021).

Syafrin menerima laporan sempat adan gesekan antarcalon penumpang yang mengantre untuk naik bus TransJakarta gratis. Hal itu karena sebagian orang datang ke Pasar Tanah secara rombongan, sehingga pulang pun harus bersama-sama.

"Karena kan memang kita ada antrean dan itu biasanya penumpang kurang sabar nah kita meminta, kemudian mereka biasanya rombongan, memang yang belanjanya itu satu kampung satu RW," kata Syafrin.

"Jadi ketika naik bus ini rombongan, saya tidak mau mereka naik bus berikutnya, itu yang kemarin anggota kami di lapangan sempat ada insiden kecil meminta untuk dilakukan, tapi kemudian yang di dalam bus pun, 'Pak itu rombongan saya', nah ini kondisi ini yang kemudian tidak bisa kita lakukan pembatasan," imbuhnya.

Akhirnya isi bus gratis pun padat. Petugas pun tidak kesulitan untuk mencegah.

"Mereka sudah ngotot, kita terpaksa kondisi itu tidak mungkin, kami anggap aksi dengan frontal seperti itu. Memang yang kami harapkan bahwa kemudian di stasiun Palmerah, hasil pantauan rekan-rekan dari Daop 1, juga bisa dijaga tetap beroperasi normal, jadi di 5 stasiun itu dari indikator layanan yang disampaikan itu semuanya masih dalam batas toleransi layanan KAI," jelasnya.

Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan 20 bus gratis untuk mengangkut calon penumpang KRL dari Stasiun Tanah Abang ke stasiun lain. Bus gratis itu disiapkan karena Stasiun Tanah Abang ditutup sementara.

Stasiun Tanah Abang ditutup mulai pukul 15.00 hingga 19.00 WIB. Bus gratis itu disiapkan untuk menampung calon penumpang KRL yang tak kebagian kereta di Stasiun Tanah Abang.

"Terkait penutupan operasional KA dari Stasiun Tanah Abang mulai pukul 15.00 WIB, maka Dinas Perhubungan menginisiasi memberikan fasilitas untuk para pengguna KA menuju ke stasiun terdekat. Fungsinya adalah untuk memecah agar tidak terjadi kerumunan di Stasiun Tanah Abang," kata Kabid Angkutan Jalan Dishub DKI Jakarta Yayat Sudrajat di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Senin (3/5).

Bus tersebut membawa calon penumpang KRL dari Stasiun Tanah Abang ke lima stasiun terdekat, yakni Stasiun Palmerah, Gondangdia, Karet, Duri, dan Angke. Yayat mengatakan fasilitas bus gratis di Stasiun Tanah Abang akan diberlakukan hingga 12 Mei 2021.

Simak Video: Stasiun Tanah Abang Tutup Jam 3 Sore, Penumpang Dialihkan Naik Bus Gratis

[Gambas:Video 20detik]

(whn/idn)