H-2 Larangan Mudik, Penumpang Padati Loket Bus ALS Medan

Ahmad Arfah Fansuri Lubis - detikNews
Selasa, 04 Mei 2021 17:51 WIB
Suasana loket bus ALS Medan (Ahmad Arfah-detikcom)
Suasana loket bus ALS Medan (Ahmad Arfah/detikcom)
Medan -

Jumlah penumpang bus Antar Lintas Sumatera (ALS) mengalami peningkatan dua hari menjelang larangan mudik yang telah ditetapkan pemerintah. Loket ALS terlihat dipenuhi warga.

Pantauan detikcom di loket ALS, Jalan SM Raja, Medan, sekitar pukul 16.45 WIB, Selasa (4/5/2021), terlihat para penumpang memenuhi ruang tunggu dan lokasi pemberhentian bus.

Penumpang yang didominasi orang dewasa ini terlihat membawa barang menggunakan kardus dan koper. Para penumpang ini mengantre menunggu bus yang akan dia tumpangi berangkat.

Penumpang terlihat ada yang menggunakan masker, namun ada juga yang tidak. Tidak terlihat adanya pembatasan jarak antarpenumpang yang sedang menunggu.

Di lokasi ini terlihat disediakan satu tempat cuci tangan bagi penumpang. Poster-poster imbauan tetap menggunakan masker juga terlihat di lokasi ruang tunggu penumpang.

Salah satu penumpang, Indra, menyebut akan menumpangi bus ALS untuk pulang ke kampungnya di Mandailing Natal (Madina), Sumut. Dia pulang kampung karena perkuliahan sedang libur.

Suasana loket bus ALS Medan (Ahmad Arfah-detikcom)Suasana loket bus ALS Medan (Ahmad Arfah/detikcom)

"Lagi libur makanya pulang kampung, sekalian mau Lebaran di kampung kan," ucap Indra.

Indra mengaku mengetahui adanya larangan mudik yang ditetapkan pemerintah. Untuk itu, dia memilih pulang kampung lebih awal.

"Mulai tanggal 6, kan? Inilah, pulang sebelum tanggal itu," jelasnya.

Juru bicara PT ALS, Alwi Matondang, mengatakan hari ini merupakan hari terakhir pihaknya membawa penumpang. Hal ini terkait adanya kebijakan larangan mudik yang ditetapkan pemerintah.

"Untuk keberangkatan kita sebelum Lebaran, hari ini terakhir. Keberangkatan khusus untuk daerah Sumatera Barat, Tapanuli Selatan, dan Mandailing Natal," ucap Alwi.

Alwi mengatakan bus ALS yang menuju Ibu Kota Jakarta sudah tidak beroperasi. Dia mengatakan jumlah penumpang hari ini meningkat daripada hari biasa.

"Peningkatan kalau dibanding hari biasa ada, hari ini sekitar 500 orang yang berangkat. Kalau bus yang ke daerah lain seperti Jakarta, terakhir tanggal 2 kemarin berangkat," jelasnya.

(haf/haf)