200 TKI dari Malaysia Positif COVID-19 Saat Tiba di Kepri

Antara News - detikNews
Selasa, 04 Mei 2021 12:20 WIB
Ilustrasi Survivor Corona detikX
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Tanjungpinang -

Sebanyak 14 ribu pekerja migran Indonesia (PMI) asal Malaysia dipulangkan melalui Batam dan Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri). Sebanyak 200 orang di antaranya tertular COVID-19.

"Dari 14 ribu PMI yang dipulangkan ke Tanah Air melalui Batam dan Tanjungpinang pada Januari-April 2021, sebanyak 200 orang di antaranya terinfeksi COVID-19. Ini terungkap berdasarkan hasil pemeriksaan uji usap dengan metode PCR terhadap PMI yang baru tiba di Batam," kata Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri, Tengku Said Arif Fadillah, di Tanjungpinang, seperti dilansir Antara, Selasa (4/5/2021).

Arif mengungkapkan, jumlah PMI asal Malaysia yang dipulangkan melalui Batam jauh lebih banyak dibanding Tanjungpinang. Pemprov Kepri sudah mengingatkan kepada instansi terkait agar pola penanganan PMI, seperti pemeriksaan uji usap terhadap PMI dilakukan secara cepat.

"Hasil pemeriksaan PCR harus diketahui paling lama sehari, jangan sampai berhari-hari karena dapat menimbulkan permasalahan," ujarnya.

Sebanyak 142 orang PMI asal Malaysia masuk ke Batam, tujuh orang di antaranya tertular COVID-19. Semua PMI yang tertular COVID-19, namun tanpa gejala, diisolasi di Rumah Sakit Khusus Infeksi Galang.

"Pada 11 Mei 2021, lebih dari 140 orang PMI asal Malaysia dipulangkan melalui Tanjungpinang," ucapnya.

Arif mengemukakan kedatangan PMI tidak hanya menimbulkan kekhawatiran mereka membawa COVID-19, tapi juga menambah beban bagi keuangan daerah.

Biaya makan dan minum untuk PMI ditanggung Pemprov Kepri, Pemkot Batam, dan Pemkot Tanjungpinang. Dana tersebut, menurut informasi, akan dikembalikan BNPB setelah dilakukan audit oleh BPKP.

"Minimal lima hari PMI harus isolasi di Batam dan Tanjungpinang. Jika tertular COVID-19, bisa lebih dari itu," katanya.

(idh/haf)