Kejari Panggil 30 Pegawai Honorer di Kasus Dugaan Korupsi Damkar Depok

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Selasa, 04 Mei 2021 15:40 WIB
Kasi Intel Kejari Depok, Herlangga Wisnu Murdianto,
Kasi Intel Kejari Depok, Herlangga Wisnu (Sachril Agustin/detikcom)
Depok -

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok hari ini memanggil 30 saksi untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan korupsi di Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok (Damkar Depok). Seluruh saksi merupakan pegawai honorer Damkar Depok Unit Pelaksana Teknis (UPT) Cimanggis dan Tapos.

"Hari ini ada 30 orang (yang dimintai keterangan). (Ke-30 orang yang dimintai keterangan adalah) pegawai honor dari (damkar) UPT Cimanggis dan Tapos," kata Kasi Intel Kejari Depok, Herlangga Wisnu, saat dihubungi, Selasa (4/5/2021).

Dia belum dapat memastikan seluruh saksi hadir. Herlangga kemudian mengatakan saksi yang sudah dimintai keterangan oleh Kejari Depok soal dugaan korupsi pengadaan alat kelengkapan kerja serta pemotongan honor insentif pegawai Damkar Kota Depok sekitar 50 orang.

"Kita masih melakukan klarifikasi. Jangka waktu sprin (surat perintah) belum berakhir. Kita masih harus melakukan pendalaman sebelum memberikan kesimpulan (tentang dugaan kasus korupsi dan pemotongan insentif pegawai Damkar Depok," tambahnya.

Herlangga berkomitmen pihaknya akan menuntaskan kasus ini. Dia membantah pemeriksaan yang dilakukan Kejari Depok terhenti di tengah jalan.

"Tidak ada yang mandek, Kejaksaan Negeri Depok independen dan profesional dalam menindaklanjuti pengaduan masyarakat. Siapapun tidak dapat mengintervensi kita, baik yang pro dan kontra terhadap laporan pengaduan masyarakat mengenai dugaan tindak pidana korupsi sepatu dan pemotongan honor," ucap Herlangga.

"Karena kita berbicara alat bukti bukan opini di masyarakat. Percayakan kepada kita supaya segala sesuatu menjadi terang benderang dan tidak menyesatkan di masyarakat Kota Depok pada khususnya," sambung dia.

Sebelumnya, Kejari Kota Depok masih menelusuri dugaan korupsi di Dinas Damkar Kota Depok. Sebanyak 18 orang sudah dimintai keterangan.

"Tahapan masih puldata (pengumpulan data), pulbaket (pengumpulan keterangan). Masih tahapan berkaitan klarifikasi pemberian data dan keterangan dari pihak-pihak yang dirasa mengetahui permasalahan. (Total) ada 18 orang (yang sudah dimintai keterangan)," ujar Herlangga Wisnu di kantornya, Jumat (23/4).

Simak berita selengkapnya di halaman berikutnya.

Lihat Video: Pengacara Minta Wali Kota Depok Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Damkar

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2