Syarat Wajib Haji, Syarat Sah, dan Rukun Haji Berdasarkan Syariat

Kristina - detikNews
Selasa, 04 Mei 2021 12:34 WIB
Beginilah potret Kakbah dan Masjidil Haram sambut jamaah haji yang kembali dibuka saat pandemi COVID-19. Ini potretnya.
Syarat Wajib Haji, Syarat Sah, dan Rukun Haji Berdasarkan Syariat (Foto: AP/Pool)
Jakarta -

Ibadah Haji merupakan rukun Islam yang ke-5. Ibadah ini wajib hukumnya bagi orang Islam yang mampu melaksanakannya.

Dalil tentang kewajiban haji juga dijelaskan dalam Al Quran dan hadits Nabi Muhammad SAW. Allah SWT berfirman dalam Al Qur'an Surat Ali 'Imran ayat 97 sebagai berikut:

فِيهِ ءَايَٰتٌۢ بَيِّنَٰتٌ مَّقَامُ إِبْرَٰهِيمَ ۖ وَمَن دَخَلَهُۥ كَانَ ءَامِنًا ۗ وَلِلَّهِ عَلَى ٱلنَّاسِ حِجُّ ٱلْبَيْتِ مَنِ ٱسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا ۚ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَنِىٌّ عَنِ ٱلْعَٰلَمِينَ

Artinya:"Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam."

Dalam hadits nabi SAW yang diriwayatkan dalam HR. Ahmad, Muslim, dan Nasa'i,

Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda: "Wahai sekalian manusia, sungguh Allah telah mewajibkan kepada kamu untuk mengerjakan ibadah haji, maka hendaklah kamu kerjakan." Seorang sahabat bertanya, "Apakah setiap tahun wahai Rasulullah?" Beliau diam tidak menjawab dan bertanya mengulanginya sampai tiga kali. Rasulullah SAW kemudian bersabda, "Kalau saja jawab 'ya' sudah tentu menjadi wajib (tiap-tiap tahun), dan kamu tidak akan mampu melaksanakannya, biarkan saja apa yang saya tinggalkan (jangan ditanyakan sesuatu yang tidak disebutkan)." (HR. Ahmad, Muslim dan Nasa'i)

Dari dalil di atas dapat diketahui bahwasannya ibadah ini menjadi wajib bagi orang yang mampu. Adapun mampu menjadi salah satu syarat wajib haji.

Syarat Wajib Haji

Dikutip dari buku Fikih Tsanawiyah oleh Zainal Muttaqin, MA dan Drs. Amir Abyan, MA, syarat haji terdiri dari syarat wajib haji dan syarat sah haji. Adapun yang termasuk syarat wajib sebagai berikut:

1. Islam
2. Baligh
3. Berakal
4. Merdeka
5. Mampu (Istitha'ah)

Pada syarat kelima, yang dimaksud dengan mampu meliputi 6 hal antara lain sebagai berikut,

1. Memiliki biaya untuk pergi ke Mekah dan kembali. Biaya ini seringkali disebut dengan Ongkos Naik Haji (ONH)

2. Ada kendaraan, baik milik pribadi maupun pemerintah atau swasta. Syarat ini berlaku bagi orang yang bertempat tinggal jauh dari Mekah

3. Aman selama dalam perjalanan, baik saat pergi maupun pulang

4. Khusus untuk wanita harus mempunyai mahram, bisa juga dengan suaminya atau dengan sesama wanita lain yang dipercayainya

5. Sehat jasmani dan rohani

6. Memiliki pengetahuan tentang peraturan dan hukum haji

Berikutnya syarat sah haji, klik halaman selanjutnya untuk membaca

Selanjutnya
Halaman
1 2