Satpol PP Gerebek Prostitusi di Kontrakan di Bogor, Janda Muda Terciduk

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Senin, 03 Mei 2021 19:59 WIB
Internet search bar with phrase prostitution
Foto Ilustrasi (iStock)
Bogor -

Satpol PP Kabupaten Bogor menggerebek sebuah rumah yang dijadikan tempat praktik prostitusi. Di lokasi tersebut, petugas mengamankan 9 orang, termasuk janda berusia 17 tahun.

Sekretaris Dinas Satpol PP Kabupaten Bogor Imam Wahyu Budiana mengatakan operasi tersebut digelar pada Minggu (2/5) malam. Iman mengatakan praktik prostitusi terselubung di rumah kontrakan itu dilakukan melalui aplikasi.

"Jadi kita mengadakan operasi, operasi yang saat ini kalau mau disampaikan, bahwa saat ini banyaknya merebak prostitusi melalui program aplikasi online, yaitu MiChat," ujar Iman Wahyu Budiana, saat dihubungi, Senin (3/5/2021).

Dia menjelaskan kejadian viral di Puri Nirwana 1 Cibinong itu adalah kegiatan Satpol PP kemarin malam. Iman menjelaskan ada 2 wanita yang diamankan dari rumah kontrakan tersebut.

"Dua orang (diamankan dari Puri Nirwana 1) dan itu dijadikan tempat itu ada kamar-kamarnya. Jadi di situ ada 3 kamar yang dipakai untuk eksekusi, gitu. Jadi ada 2 rumah yang nyambung, nyambung 2 rumah. Jadi ketika kita tangkap, yang satu kabur ke rumah sebelah, kita ambil dari rumah sebelahnya, gitu," bebernya.

Iman mengatakan, dari dua perempuan yang diamankan, salah satunya janda berusia 17 tahun.

"Ada anak yang 17 tahun tapi sudah janda. Itu yang di Puri itu, satu anak, pengakuan usia 17 tahun tapi sudah punya anak satu," ucapnya.

Dia menambahkan operasi ini tidak hanya dilakukan di Puri Nirwana 1 Cibinong. Satpol PP juga melakukan operasi di titik lainnya. Iman mengatakan total yang diamankan ada 9 orang, yakni 1 pria dan 8 wanita.

"Jadi semalam itu ada di 4 titik kita lakukan (operasi). Ada di tempat kos-kosan dua (tempat), yang satu kontrakan Puri (Nirwana 1), dan 2 orang didapat di salah satu hotel wilayah Cibinong Raya," kata Iman.

Lanjutnya, kesembilan orang yang diamankan ini sudah dipulangkan setelah didata oleh petugas.

Iman pun mengatakan kegiatan operasi ini akan rutin dilakukan. Dia pun ingin agar RT/RW setempat mau menjaga wilayah masing-masing dan bisa melaporkan bila ada tempat yang diduga sebagai lokasi prostitusi.

"Kemarin kita tahan KTP-nya (9 orang tersebut), kita tahan KTP-nya. Sudah larut malam dan dia didapatkan baru satu kali, kita semalam itu balikin lagi dengan menahan KTP dan selesaikan nanti kita akan denda secara PSBB. Akan kita rutin kita lakukan (razia prostitusi online). Bahwa ini akan dilakukan setiap malam untuk wilayah Cibinong raya dan Bogor. Kabupaten Bogor akan dilakukan setiap hari razia untuk aplikasi MiChat," kata Iman.

(sab/mea)