Cerita Anggota Tim Bansos Corona Diajak Karaoke Anak Buah Juliari

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Senin, 03 Mei 2021 14:12 WIB
Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat
Gedung Pengadilan Tipikor Jakarta pada PN Jakpus (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Saksi bernama Robin Saputra, selaku anggota tim teknis pengadaan bansos sembako COVID-19 di lingkungan Kementerian Sosial (Kemensos), mengaku pernah diajak anak buah mantan Menteri Sosial Juliari pergi ke karaoke. Robin menyebut ajakan itu dalam rangka hiburan selepas kerja.

Robin dihadirkan dalam sidang perkara dugaan suap bansos Corona dengan terdakwa mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Matheus Joko Santoso dan mantan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Adi Wahyono. Robin menceritakan awalnya menerima uang lelah dari Joko di luar honor.

"Iya dari PPK, saat itu Pak Matheus Joko Santoso. Uang lelah, saya nggak tahu bukan honor, uang lelah," kata Robin dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakpus, Senin (3/5/2021).

Robin menyampaikan uang lelah yang diberikan berjumlah Rp 86 juta. Uang itu, lanjutnya, diberikan secara bertahap.

"Total 86 juta. Saya lupa berapa kali pemberian, lebih dari sekali, paling besar sekali kasih Rp 35 juta," jelasnya.

Selain diberi uang lelah, Robin dan rekan timnya pernah diajak Joko pergi ke sebuah tempat karaoke. Menurutnya, ajakan itu semata hiburan selepas bekerja.

"Pernah pergi bersama sama dengan Pak Joko dan (sopirnya) Sanjaya?" tanya jaksa KPK.

"Pernah. Seperti yang dijelaskan sebelumnya ke karaoke Raia segala macam," ucap Robin.

"Apa yang dilakukan di sana, terkait apa pergi dengan PPK dan Pak Sanjaya ke Raia, kapasitas apa?" cecar jaksa.

"Ya untuk hiburan karena capai bekerja," jelasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2