Teken SE, Walkot Semarang Dorong Perusahaan Bayar THR Tanpa Dicicil

Erika Dyah Fitriani - detikNews
Minggu, 02 Mei 2021 21:56 WIB
Pemkot Semarang
Foto: Dok. Pemkot Semarang
Jakarta -

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menunjukkan keberpihakan pada buruh di masa pandemi dengan mendorong perusahaan-perusahaan khususnya di kota Semarang untuk membayarkan THR tepat waktu tanpa dicicil. Tak hanya itu, ia juga memfasilitasi vaksinasi bagi para buruh.

Sebelumnya, Pemerintah Pusat melalui Menteri Tenaga Kerja telah mengeluarkan surat edaran Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tanggal 12 April 2021 tentang pelaksanaan pemberian Tunjangan Hari Raya keagamaan tahun 2021 bagi pekerja/buruh di perusahaan.

Hendi, sapaan akrab Wali Kota Semarang menyebutkan pada Sabtu (1/5) Pemerintah Kota Semarang telah menindaklanjuti edaran tersebut dengan membuat surat edaran nomor 560/1523/2021, tertanggal 13 April 2021 perihal pelaksanaan pemberian Tunjangan Hari Raya keagamaan tahun 2021.

"Sebenarnya sudah ada surat edaran untuk perintah pembayaran THR turunan dari SE Menteri Tenaga Kerja, tapi yang tanda tangan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang, tapi para buruh mintanya saya yang tanda tangan, maka akan segera kita selesaikan, agar THR bagi para buruh bisa segera cair minimal 1x gaji dan tidak dicicil," ujar Hendi dalam keterangan tertulis, Minggu (2/5/2021).

"Kalau ada duitnya bayarkan kontan, cash ojo nyicil (jangan dicicil). Nek ora duwe duwit yo digolekke utangan (kalau tidak ada dana, perusahaan agar berusaha mendapatkan pinjaman). Perusahaan pastinya banyak relasi dan teman perbankan, mosok untuk membayar THR buruhnya kesulitan," imbuhnya.

"Maka sebagai seorang sahabat, mudah-mudahan direkam oleh rekan-rekan media, perusahaan yang ada di Kota Semarang, tolong segera bayar THR tepat waktu," seru Hendi.

Hendi mengatakan pada peringatan May Day 2021 di Kota Semarang, 10 perwakilan federasi serikat buruh termasuk aliansi Gerbang (gerakan buruh berjuang) difasilitasi untuk bertemu dan berdiskusi menyampaikan aspirasinya kepada Walikota Semarang, Forkompinda Kota Semarang, dan Kapolda Jawa Tengah, yang diwakili oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng, Kombes Pol Johanson Simamora.

Selain itu, lanjutnya, para buruh juga mendapat hadiah dari Pemkot Semarang yaitu vaksinasi COVID-19 di awal acara, dan pembentukan Desk Ketenagakerjaan oleh Polda Jateng. Ia menyebutkan Desk Ketenagakerjaan bertugas untuk menyelesaikan perkara buruh yang mengarah pada pidana.

(akn/ega)