Pernyataan Lengkap Anies soal Skema Jam Tutup Pasar Tanah Abang

Karin Nu - detikNews
Minggu, 02 Mei 2021 16:15 WIB
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dan Pangdam Jaya meninjau langsung Pasar Tanah Abang. Anies tak memungkiri terjadi lonjakan jumlah pengunjung Pasar Tanah Abang dibanding hari-hari sebelumnya.

"Hari Sabtu kemarin terjadi lonjakan jumlah pengunjung yang pada hari-hari sebelumnya sekitar 35 ibu, kemarin melonjak menjadi 87 ribu, dan hari ini data sementara diperkirakan sekitar 100 ribu pengunjung," kata Anies di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (2/5/2021).

Pemprov DKI dibantu jajaran kepolisian membuat kebijakan situasional di Pasar Tanah Abang. Kebijakan ini bertujuan agar pengunjung maupun penjual tidak keluar pada waktu yang bersamaan.

"Jadi mulai sore ini pasar akan ditutup dengan dibagi. Ada yang tutup pukul 04.00 (sore) dan ada yang tutup pukul 05.00, untuk menghindari keluar bersamaan dan kemudian menuju pada titik yang hampir sama," sebut Anies.

Selain di Pasar Tanah Abang, pengendalian juga dilakukan di Stasiun Tanah Abang. Kenapa? Sebab, menurut Anies, hampir separuh masyarakat yang mengunjungi kawasan Pasar Tanah Abang datang menggunakan kereta api.

"Karena hari kemarin yang menggunakan kereta api 45 ribu. Jadi hampir separuh dari mereka yang datang di kawasan ini menggunakan kereta api," terang Anies.

"Jadi sore hari ini pun pengendalian akan dilakukan di kawasan pasar maupun di kawasan sekitar stasiun. Nanti akan bertugas di sana marinir dan dari paskhas untuk mengendalikan agar antrean masuk ke dalam stasiun bisa mengikuti protokol kesehatan," imbuhnya.

Baca pernyataan lengkap Anies di halaman berikutnya.