DKI Ungkap Pengunjung di Pasar Tanah Abang Membeludak Hampir 200%

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Minggu, 02 Mei 2021 13:07 WIB
Jakarta -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkap perlu pasukan tambahan untuk mencegah kerumunan di Pusat Grosir Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pasalnya, kerumunan yang terjadi kemarin disebut melebihi kapasitas pengunjung hingga mencapai 200 persen.

"Tapi perlu saya sampaikan bahwa kita masih perlu tambahan pasukan untuk bisa mengamankan lokasi ini (Pasar Tanah Abang), karena informasi yang saya dapat dari Direkur Utama Pasar Jaya. Saya lupa hari ini hadir juga Direktur Utama Pasar Jaya, bahwa kasus yang kemarin hari Sabtu saja sudah hampir 200 persen dari kapasitas dari Pasar Tanah Abang," kata Sekda DKI Marullah Matali dalam sambutan apel pengamanan Pasar Tanah Abang di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Minggu (5/2/2021).

Marullah menerangkan, sejatinya Pusat Grosir Pasar Tanah Abang selalu dijaga ketat oleh 220 personel dari Satpol PP DKI. Kemudian, ada 8 posko pengamanan yang rutin bertugas untuk menjaga para pedagang agar tidak menggelar lapak di trotoar.

"Kemudian yang berikutnya bahwa kawasan pusat perbelanjaan Tanah Abang selama bulan Ramadhan sudah dilakukan pengamanan sebenarnya dengan 220 personel dari Satpol PP dan 8 posko pengamanan, ditambah tim patroli rutin yang bertugas menjaga dan menghalau pedagang agar tidak mengokupasi trotoar serta bahu jalan dan juga melakukan penegakan-penegakan protokol-protokol kesehatan," ungkapnya.

Marullah mengatakan pihaknya bersama TNI-Polri sepakat untuk menambah pasukan pengamanan Pasar Tanah Abang. Dengan begitu dia berharap pengunjung dan pedagang dapat menerapkan protokol kesehatan dan terhindar dari virus Corona (COVID-19).

"Mudah-mudahan dengan tambahan pasukan ini akan memberikan ketenangan bagi kita semua, bisa menjaga pasar ini dengan baik dan mudah-mudahan COVID-19 dapat kita kendalikan pada saat masyarakat berada di pasar sekalipun jangan ragu bila kita harus melakukan tindakan tegas namun saya ingin sampaikan bahwa humanis akan sangat penting bagi kita," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Jakarta Pusat Kombes Hengki Hariyadi mengatakan ada 1.000 personel aparat gabungan yang akan berjaga di Tanah Abang mulai hari ini. Penambahan pasukan itu dilakukan untuk mencegah kerumunan pengunjung di Pasar Tanah Abang menjelang Lebaran.

"Jumlah personel, seluruhnya 1.000 personel dari Pemprov dan Polri. Kita rutin di sana ya, ada memang satgasnya tiga pilar yang berjaga di sana. Namun seperti yang disampaikan Pak Sekda tadi mereka ini datangnya bareng-bareng karena sudah mendekati tanggal 6, kemudian mendekati Lebaran datangnya bareng-bareng dan inilah yang menjadi masalahnya. Oleh karenanya, kita antisipasi hari ini," tuturnya.

Seperti diketahui, Pasar Tanah Abang di Jakarta Pusat ramai didatangi pengunjung sejak Sabtu (1/5) siang. Para pengunjung tersebut berbelanja sambil berdesak-desakan tanpa jaga jarak.

Di blok A dan Blok B Pasar Tanah Abang, Jakpus, para pengunjung terlihat berdesak-desakan. Mereka berbelanja dalam rangka persiapan menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Pagi ini pun, Pusat Grosir Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, ramai didatangi pengunjung yang berbelanja. Dari pantauan detikcom, pukul 09.02 WIB di Blok A, Blok B, maupun Blok F Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, para pengunjung terlihat berdesak-desakan tanpa menjaga jarak.

Beberapa pengunjung terlihat berbelanja bersama dengan kerabatnya. Salah satu pengunjung, Ratna (50), terlihat sudah membawa beberapa kantong plastik yang berisi baju-baju untuk nantinya dipakai saat Idul Fitri.

"Iya saya ke sini sama anak mau beli baju buat Lebaran nanti," kata Ratna saat ditemui di Blok A, Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (2/5).

(whn/idn)